BalapMotor.Net – Aldi Satya Mahendra langsung tancap gas mempersiapkan diri menghadapi World Supersport 2027. Usai menyelesaikan seri penutup World Supersport 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu kembali menjalani latihan selama dua hari pada 22–23 Oktober 2026. Menggeber Yamaha R9, El’ Dablek memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan berkendara sekaligus beradaptasi dengan ban Michelin yang akan digunakan pada musim depan.
Dua musim berkompetisi di World Supersport membuat Aldi semakin mengenal karakter Yamaha R9. Meski demikian, pembalap berusia 20 tahun tersebut terus mengasah keterampilan, mental, dan ketenangan dalam menghadapi berbagai situasi balapan. Latihan di Jerez juga menjadi kesempatan penting untuk mencoba setelan motor baru yang disesuaikan dengan karakter ban Michelin sebagai pemasok ban World Supersport 2027.
Pada musim 2026, Aldi berhasil meraih dua podium, masing-masing di Phillip Island, Australia, dan Misano, Italia. Dia juga mencatatkan dua kali finis lima besar serta tujuh kali masuk 10 besar. Sayangnya, pada seri pamungkas di Jerez, 14–15 Oktober, rider asal Yogyakarta itu finis di posisi ke-19 dan ke-17. Aldi pun menutup musim di peringkat ke-13 klasemen akhir dengan koleksi 132 poin.

“Hasil World Supersport 2026 mengajarkan banyak aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan untuk performa di 2027. Bukan hanya teknik berkendara, tetapi juga faktor penting lainnya seperti mental dan ketenangan menghadapi berbagai kondisi saat balapan. Ada situasi di luar kontrol dan saya mempelajari bagaimana solusinya untuk pembenahan selanjutnya,” ujar Aldi.
Dia menambahkan, latihan di Jerez menjadi bagian dari upaya untuk terus melakukan pengembangan positif. Dalam sesi tersebut, Aldi mencoba ban Michelin dengan kompon soft, medium, dan hard. Pengalaman itu menjadi tantangan baru karena sebelumnya dia belum pernah menggunakan ban Michelin dalam kejuaraan dunia yang diikutinya.
“Jadi ini pengalaman baru buat saya dan harus adaptasi cepat untuk mendapatkan setelan motor yang sesuai,” jelasnya.
Setelah menyelesaikan latihan selama dua hari, Aldi dijadwalkan kembali ke Indonesia. Selama menjalani musim World Supersport, dia banyak menghabiskan waktu di Andorra, Spanyol, untuk mendukung konsentrasi dan mempercepat proses adaptasi dengan lingkungan kompetisi Eropa.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan latihan di Jerez menjadi bagian dari persiapan teknis dan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi musim depan. Tim terus membenahi performa Aldi, baik dari sisi teknis maupun mental, demi meningkatkan peluang meraih kemenangan dan podium.
“Bersama tim juga set-up baru memakai ban Michelin, jadi penyesuaian buat musim depan. Kami juga sudah melakukan evaluasi dari hasil yang dicapai tahun ini, baik dari segi teknis maupun mengasah mental, terutama untuk merebut kemenangan race maupun podium,” tutur Wahyu.
Untuk World Supersport 2027, Aldi akan kembali memperkuat AS BLU CRU Racing Team bersama Jeremy Alcoba. Rekan setimnya tersebut menutup musim 2026 di posisi ketiga klasemen akhir dan memiliki pengalaman berkompetisi di Moto2 serta Moto3. Pengalaman Alcoba diharapkan bisa menjadi tambahan referensi bagi Aldi untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing di kelas World Supersport. (rls)






































































