BalapMotor.Net – Gelaran ronde ketiga Superchallenge Superprix 2026 siap digelar di Sirkuit NP Stadion Kanjuruan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 26-27 Juni 2026.
Ronde ketiga ini menjadi salah satu seri yang menarik untuk disimak. Selain digelar di provinsi yang berbeda dari dua putaran sebelumnya yang berlangsung di Tasikmalaya, Jawa Barat, dan Boyolali, Jawa Tengah, seri Malang juga hadir dengan karakter lintasan yang berbeda.
Jika pada beberapa ajang balap peserta lebih familiar dengan sirkuit permanen, kali ini Superchallenge Superprix Malang 2026 akan berlangsung di sirkuit non permanen (NP) alias trek dadakan. Meski demikian, lintasan memanfaatkan area parkir Stadion Kanjuruan sehingga tidak menggunakan jalan raya dan dinilai lebih baik dari sisi keselamatan.
Balapan di sirkuit non permanen selalu menghadirkan tantangan tersendiri. Selain layout trek yang tidak bisa dihafal jauh-jauh hari, para peserta juga memiliki waktu yang sangat terbatas untuk beradaptasi karena sesi testing umumnya baru bisa dilakukan menjelang balapan atau H-1 pelaksanaan.
Kondisi tersebut membuat persaingan menjadi lebih menarik dan relatif seimbang. Pasalnya, tim dengan dukungan anggaran besar tidak bisa terlalu memaksimalkan keuntungan dari program testing seperti yang biasa terjadi di sirkuit permanen. Sebaliknya, tim dengan budget terbatas memiliki peluang yang lebih besar untuk bersaing secara kompetitif.
Pada ronde Malang nanti, akan diperlombakan delapan kelas utama serta satu kelas super, yakni Underbone 2 Tak 130cc. Selain itu, terdapat lima kelas supporting yang siap meramaikan persaingan.
Menariknya, kelas supporting yang dipertandingkan di ajang Superchallenge Superprix selalu berbeda di setiap ronde. Khusus untuk seri Malang, panitia menghadirkan dua kelas Supermoto yang dipastikan menambah keseruan jalannya balapan. (**)










































































