BalapMotor.Net – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Banten sukses menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 yang berlangsung di Aula DPRD Provinsi Banten, Sabtu (1/8). Agenda tahunan tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat komitmen membangun prestasi olahraga otomotif di Provinsi Banten.
Di bawah kepemimpinan Ketua IMI Banten H. Tubagus Roy Fachroji Basuni bersama Ketua Harian H. Tusabih, Rakerprov 2026 resmi mengusung tagline “Arah Baru IMI Banten Menuju Jawara Internasional.” Tema tersebut menjadi semangat baru dalam menyusun program kerja yang berorientasi pada pembinaan atlet dan peningkatan kualitas olahraga otomotif di Banten.
Tagline tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mencerminkan komitmen IMI Banten untuk menghadirkan sistem pembinaan yang lebih terarah, mulai dari pengembangan pembalap usia dini, peningkatan kualitas kompetisi, hingga penyediaan dukungan berupa fasilitas, sarana, dan prasarana yang memadai. Tujuannya adalah menciptakan pembalap-pembalap yang mampu bersaing di level nasional bahkan menembus ajang internasional.
”Kita punya SDM yang bagus, khususnya di balap motor kita punya banyak pembalap. Semoga dengan ini, kita bisa berjalan sesuai tagline baru,” ujar Ketua IMI Banten H. Tubagus Roy Fachroji Basuni bersama Ketua Harian H. Tusabih.
Optimisme tersebut didukung oleh rekam jejak Banten yang selama ini berhasil melahirkan banyak pembalap bertalenta. Salah satunya M. Jalu, yang baru saja menorehkan prestasi membanggakan di ajang balap nasional di Mandalika. Selain itu, nama Eca Sabana juga terus menjadi perhatian sebagai pembalap wanita asal Banten yang konsisten menunjukkan performa kompetitif di berbagai kejuaraan.
Melalui semangat “Arah Baru IMI Banten Menuju Jawara Internasional”, organisasi berharap dapat menjadi rumah besar bagi insan otomotif di Banten sekaligus memperkuat sinergi dengan klub, komunitas, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, IMI Banten optimistis akan lahir lebih banyak pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah serta membawa Indonesia bersaing di pentas otomotif dunia. (**)


































































