Bersama Abdul Gofar & Dedy SP, BBRT Tanah Laut Siap Panaskan Java Race Ronde 2 di Surabaya

Penampakan motor pasukan BBRT Tanah Laut, Kalsel
LENKA MiniGP SSS Racing

BalapMotor.Net – Bintang Borneo Racing Team (BBRT) asal Tanah Laut, Kalimantan Selatan, siap meramaikan persaingan Java Race Championship (JRC) 2026 ronde 2 yang akan berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 31 Oktober–1 November 2026.

Pada seri kali ini, BBRT menurunkan dua pembalap untuk bersaing di sejumlah kelas balap bebek 2-tak. Pembalap expert Abdul Gofar akan bertarung di kelas Bebek 2-Tak Underbone 130cc dan Bebek 2-Tak Standar 125cc. Untuk persiapan mesin, kelas Underbone 130cc dipercayakan kepada 43 Garage Yogyakarta, sedangkan mesin kelas Standar 125cc ditangani Solebah Racing.

NHKhelm

Sementara itu, ex-rider Dedy SP yang asli Kalimantan Selatan juga siap turun di dua kelas, yakni Bebek 2-Tak Standar 116cc dan Bebek 2-Tak Standar 125cc. Persiapan mesin untuk kedua kelas tersebut dipercayakan kepada 43 Garage Yogyakarta.

Abdul Gofar

Manajer tim, Kiki TGT, berharap BBRT mampu menunjukkan performa terbaik dan memberikan persaingan di tengah ketatnya kompetisi JRC Surabaya.

“Harapannya di seri kedua JRC Surabaya ini, BBRT bisa berbicara dan bersaing dengan pembalap-pembalap lainnya. Kami sudah mempersiapkan semuanya semaksimal mungkin. Semoga Abdul Gofar dan Dedy SP bisa tampil kompetitif, meraih hasil terbaik, dan membawa nama BBRT Tanah Laut, Kalimantan Selatan, semakin dikenal di kancah balap nasional,” ujar Kiki TGT.

Senada dengan itu, owner BBRT, H. Rilly Syaspar, juga berharap para pembalapnya mampu tampil maksimal dan bersaing dengan para kompetitor. Kehadiran BBRT di Surabaya menjadi bagian dari upaya tim asal Kalimantan Selatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah ketatnya persaingan balap motor nasional. (**)

Dedy SP

VND Racing PARD Premium
Artikulli paraprakHasil Juara Porprov XVII Jateng Cabor Bermotor 27 Oktober 2026
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013