Fakhri Shaquille Kawinkan Dua Gelar Juara Nasional Pocket Bike MotoMini Indonesia 2026

Fakhri Shaquille didampingi sang Ibunda | Foto : PIW
LENKA MiniGP SSS Racing

BalapMotor.Net – Fakhri Shaquille Habibillah sukses mengawinkan dua gelar juara nasional Pocket Bike kategori Rookies dan Pro dalam gelaran MotoMini Indonesia 2026. Pembalap berusia 7 tahun yang membela LENKA Factory 26RC 123 MiniGP Omeghan Jaya ini tampil apik dan konsisten sepanjang musim.

Pada kategori Rookies, Shaquille berhasil meraih kemenangan pada ronde 1, 3, dan 4. Ia juga finis ketiga pada ronde 2 serta kedua di ronde final. Hasil tersebut mengantarkannya menjadi juara umum dengan koleksi 111 poin, unggul 17 poin dari Anas Marta yang menempati posisi kedua.

NHKhelm

Sementara di kategori Pro, Shaquille meraih kemenangan pada ronde 1 dan 3, finis kedua pada ronde 2 dan 4, serta menempati posisi ketiga pada ronde final. Konsistensi tersebut membuatnya keluar sebagai juara umum dengan raihan 106 poin, unggul 12 poin dari Favio Varossi.

“Shaquille tampil cukup konsisten sepanjang musim di Kejurnas Pocket Bike MotoMini tahun ini. Dua gelar juara nasional ini sangat pantas diraihnya,” terang Setiawan Tjendraputra, owner LENKA Indonesia, yang bangga atas pencapaian pembalap muda tersebut.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi obat atas kegagalan yang dialami Shaquille pada musim sebelumnya. Ibun, ibunda Fakhri Shaquille, turut mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian putranya.

Aksi Shaquille | Foto : PIW

“Alhamdulillah untuk hasil tahun ini, proses tidak menghianati hasil. Ini mengobati kegagalan di musim lalu,” ungkap Ibun.

Dua gelar juara nasional ini menjadi bukti konsistensi dan kerja keras Shaquille sepanjang musim. Di usianya yang baru menginjak 7 tahun, prestasi tersebut menjadi modal berharga untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi lebih tinggi di dunia balap motor nasional. (**)

VND Racing PARD Premium
Artikulli paraprakVND Hadirkan Kaliper Rem Radial 4 Piston AK66 Pro 4, Harganya 1,2 Jutaan!
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013