Pembinaan Pembalap Muda, Naztwo Turunkan Raihan Zaki di Pertempuran Expert

LENKA MiniGP SSS Racing

BalapMotor.Net – Naztwo NN47 kembali ambil bagian dalam gelaran Superchallenge Superprix putaran ke-4 yang berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, 21–22 Agustus 2026.

Pada seri kali ini, tim asal Sampang, Madura, tersebut membawa komposisi pembalap berbeda. Tak sekadar mengejar hasil, Sandy Naztwo selaku owner tim memilih menjadikan seri Surabaya sebagai momentum untuk memberikan pengalaman berharga kepada pembalap muda, Raihan Zaki.

NHKhelm

Menariknya, Zaki tidak hanya diturunkan di kelas Novice. Ia juga mendapat kesempatan menjajal kerasnya persaingan kelas Expert, khususnya kategori bebek 2-tak yang dihuni sejumlah pembalap papan atas serta tim dan bengkel ternama dari berbagai daerah.

Keputusan tersebut memang bukan tanpa risiko. Persaingan di kelas Expert dikenal ketat sehingga bukan perkara mudah bagi pembalap muda untuk langsung bersaing dengan para senior. Namun, justru atmosfer kompetitif inilah yang ingin dimanfaatkan Naztwo NN47 untuk membangun mental dan menambah jam terbang Zaki.

“Kita main bersama Raihan Zaki. Selain ikut dua kelas Novice, kita juga sekalian turun di kelas Expert. Ini sebagai pembinaan pembalap muda agar merasakan panasnya kelas neraka,” ungkap Sandy Naztwo.

Sebelumnya, Sandy juga sukses membawa timnya meraih podium pada seri Malang bersama Aqsal Ilham. Namun, di Surabaya, fokus utama tim bukan semata-mata mengejar podium, melainkan memberikan pengalaman balap sebanyak mungkin kepada Zaki.

Dari sisi teknis, pacuan Zaki masih mendapat sentuhan tangan dingin Agus PTKTS asal Ponorogo. Sang tuner menilai keikutsertaan Zaki di kelas Expert menjadi bagian penting dari proses pembelajaran, baik bagi pembalap maupun motor yang digunakan.

“Kita tidak pedulikan hasilnya, Mas. Yang penting dia bisa menambah jam terbang, sekaligus menjadi ajang uji pembalap dan motornya. Alhamdulillah, time-nya juga lumayan bagus dan tidak tertinggal jauh dari para seniornya,” jelas Agus.

Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Naztwo NN47. Meski harus berhadapan dengan pembalap yang lebih berpengalaman, Zaki mampu menunjukkan performa yang cukup kompetitif dan tidak terlalu jauh dari catatan waktu para seniornya.

Sementara itu, ketika kembali turun di kelas Novice, Raihan Zaki mampu menjaga konsistensinya dengan tetap berada di barisan depan. Performa tersebut membuka peluang bagi Naztwo NN47 untuk membidik podium bersama pembalap muda andalannya.

Bagi Naztwo NN47, seri Surabaya bukan hanya soal hasil akhir. Lebih dari itu, pengalaman bertarung di kelas Expert menjadi investasi penting untuk membentuk mental, kemampuan, dan jam terbang Raihan Zaki agar semakin matang menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi. (**)

VND Racing PARD Premium
Artikulli paraprakPuncak Perjalanan MAXI Tour Boemi Nusantara, Rayakan Kemerdekaan di Tana Para Raja
Artikulli tjetërSuperprix Surabaya 2026: Duet HJS Youngstar Dominasi Kualifikasi MP1