‎Part QTT Racing Kasih Bukti Lagi! Jupie TJS Tampil Bringas di Black Drag Bike Sentul

LENKA MiniGP SSS Racing

BalapMotor.Net – TJS Racing kembali menunjukkan tajinya pada putaran final Black Drag Bike Series 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (27/9). Pacuan hasil racikan Faried TJS tampil kompetitif di sejumlah kelas, sekaligus membawa beberapa podium penting di tengah kondisi lintasan yang kurang ideal karena licin.

‎Salah satu hasil paling mencolok datang dari Jupiter spek 200cc Sleep Engine. Pacuan racikan TJS Racing berhasil menjadi yang terbaik di dua kelas berbeda. Gerry tampil sebagai pemenang di kategori Open menggunakan pacuan Aben Racing, sementara Yoga Kleco sukses mendominasi kelas Pemula dengan Jupiter milik Djayanta.

NHKhelm

‎Performa positif juga ditunjukkan Jupiter Z garapan Supermeng 82 TJS Racing Kediri QTT DKMT di kelas Bebek 4T TU 130cc Pemula. Fachri Komeng tampil sebagai yang terdepan dengan torehan best time 7,796 detik. Menariknya, motor racikan Faried TJS tersebut tidak hanya mengamankan kemenangan, tetapi juga menempatkan Yoga Kleco di posisi kedua.

Jupie 130 Supermeng 82 TJS Racing Kediri QTT DKMT

‎Sementara itu, Alfian Tete sebenarnya mampu mencatatkan waktu yang lebih cepat, yakni di kisaran 7,6 detik. Namun, hasil tersebut harus dianulir setelah Alfian terkena diskualifikasi akibat miskomunikasi terkait bobot saat proses penimbangan. Meski kehilangan peluang kemenangan, catatan waktu tersebut menjadi gambaran potensi performa motor TJS Racing di lintasan Sentul.

‎Bagi Faried TJS, hasil final Black Drag Bike Series 2026 menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Terlebih, kondisi lintasan yang licin membuat pembalap dan mekanik harus bekerja lebih keras dalam menentukan setting motor agar tenaga tetap dapat disalurkan secara optimal sejak start hingga garis finis

Bebek 200cc Sleep Engine Aben Racing Konsisten Juara

Baca: Hasil Final Black Drag Bike Sentul 2026

‎“Puas dan bersyukur motor yang dikawal bisa tampil bagus meskipun kondisi lintasan kurang ideal dan licin,” ujar Faried TJS.

‎Menariknya, keberhasilan tersebut juga menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah part QTT Racing yang digunakan pada pacuan racikan TJS. Faried TJS memang dikenal sebagai salah satu mekanik yang mengaplikasikan berbagai komponen QTT Racing pada motor-motor garapannya.

‎Salah satu komponen yang menjadi perhatian adalah kruk as terbaru QTT Racing. Komponen tersebut kembali menunjukkan performanya setelah digunakan pada pacuan TJS Racing dan mampu mendukung karakter mesin yang membutuhkan performa tinggi untuk pertarungan drag bike.

‎Hasil di Sentul sekaligus mempertegas kombinasi antara racikan Faried TJS dan penggunaan komponen pendukung QTT Racing. Bukan hanya soal kecepatan, konsistensi beberapa motor TJS Racing di berbagai kelas menjadi bukti bahwa riset dan pemilihan part menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan drag bike yang semakin ketat. (**)

VND Racing PARD Premium
Artikulli paraprak‎Update: Klasemen WorldSBK, WorldSSP dan WorldSPB 2026
Artikulli tjetërMission Complete! Fanterra Wijaya Antar David Juara Umum Pemula, Adit Coco Tiga Besar Open