Bobot Jadi Problem Wawan Wello (Yamaha Bahtera), Harus Nambah 10Kg?

Wawan wello saat testing
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Tidak selalunya pembalap yang mempunyai bobot ringan selalu diuntungkan di balap. Wawal Wello contohnya nih gaes.

Pembalap yang pada musim 2022 ini membela pasukan Yamaha Bahtera Racing Tulungagung ini justru direpotkan oleh bobotnya yang ringan. Hal ini karena dalam gelaran Kejurnas Balap Motor baik Motoprix maupun Oneprix menerapkan sistem bobot minimal motor + pembalapnya.

NHKhelm

Alhasil, bobot motor MX-King Yamaha Bahtera dan Wawan Wello ternyata masih dibawah regulasi kelas Expert nih gaes. Maka dari itu, mekanik tentunya wajib menambahkan beban tambahan di motor tunggangan Wello tersebut.

Tetapi, tidak mudah tuh menambah beban tambahan agar sesuai regulasi. Karena tidak hanya menambahkan beban saja, tetapi harus meletakannya di titik yang pas agar tidak mengganggu geometri dari motor balap.

Tetapi update terbaru Wawal Wello hanya perlu menambahkan 5 kg saja setelah melakukan timbangan resmi hari ini.

Wawan Wello

Jadi Wawan Wello selain harus mencari settingan terbaik ditambah dengan mencari titik terbaik untuk meletakan penambah beban di motornya. “Yang bikin pusing saya di berat, karena saya harus menambah 10 kg. Susahnya kita harus meletakan penambah beban di tempat yang sesuai, salah taruh bisa susah belok,” ungkap Wello.

Pastinya ini menjadi PR bagi pasukan Yamaha Bahtera Racing Tulungagung dan juga Wawan Wello mengingat balap di Sentul Karting membutuhkan body motor yang sangat nyaman. “Untuk mesin aman mas, pokoknya untuk balapan nanti saya bakal percaya diri dan Insya Allah target bisa lima besar,” tambah Wello.

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakOneprix 2022 : AM Fadly (Dits Racing) Tetap Jadi Ancaman Serius di Kelas Expert
Artikulli tjetërKontrak dengan Kawasaki Akan Berakhir! Ini Harapan Jonathan Rea
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013