BalapMotor.Net – Komitmen Yamaha Indonesia dalam membina talenta muda melalui program SMK Binaan kembali terlihat pada gelaran Yamaha Sunday Race 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Ajang balap ini bukan hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga menjadi tempat para siswa mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari selama mengikuti program pembinaan balap Yamaha.
Tahun ini, sebanyak 9 SMK Binaan Yamaha dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Kuningan, Semarang, Situbondo, hingga Lombok ambil bagian dengan menurunkan 19 pembalap yang berlaga di empat kelas berbeda. Keikutsertaan mereka merupakan bagian dari pengembangan ekstrakurikuler racing yang kini semakin diminati para siswa di sekolah-sekolah binaan Yamaha.
Tidak sekadar memberikan kesempatan bertanding, Yamaha juga membekali para peserta dengan program Racing Basic Training Theory yang telah berlangsung sepanjang 2024–2025. Materi yang diberikan meliputi sejarah balap Yamaha, kejuaraan balap, manajemen balap, teknik berkendara, hingga regulasi Yamaha Sunday Race. Sementara itu, para guru SMK dan instruktur Yamaha Training Center juga mendapatkan materi Racing Advance yang mencakup modifikasi mesin, sistem kelistrikan, hingga bodi motor sesuai regulasi Yamaha Sunday Race sebagai bekal pembinaan yang lebih mendalam.
Hasil pembinaan tersebut mulai terlihat pada Race 1 Yamaha Sunday Race 2026. Para siswa SMK Binaan Yamaha berhasil mengoleksi tiga kemenangan dan satu podium ketiga dari berbagai kelas yang diikuti.
Prestasi terbaik diraih Aldric Atha P. M dari SMK Walang Jaya Jakarta yang tampil sebagai juara di kelas R15 Community B. Dominasi SMK Walang Jaya berlanjut melalui Aldyansyah yang sukses memenangi kelas Maxi 155 Semi Pro. Sementara Bone Fizer T. M juga menyumbang podium ketiga di kelas R25 Community Pro.
Selain torehan podium, sejumlah siswa lainnya juga mampu bersaing di barisan depan. Fabian Rifaldy Akbar (SMKN 1 Kopang) finis keenam di R15 Community B, Yogie Stevanus (SMK Bangun Nusantara Tangerang) berada di posisi ketujuh, sedangkan Ogy Yasir Rahmanda (SMKN 1 Kendit Situbondo) menutup balapan kelas R25 Community A di posisi ke-12.
Di kelas R15 Community A, para pembalap SMK masih belum mampu menembus podium. Hasil terbaik diraih Haikel Dwi Arsyadi dari SMK Pertiwi Kuningan yang finis di posisi kesembilan. Beberapa pembalap juga mengalami kendala teknis maupun insiden balap, seperti engine trouble, engine drop, hingga crash. Meski demikian, seluruh rider yang mengalami kecelakaan dilaporkan dalam kondisi baik.
Partisipasi para siswa SMK Binaan Yamaha di Yamaha Sunday Race menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan Yamaha tidak hanya berorientasi pada prestasi di lintasan, tetapi juga membangun kompetensi para siswa di bidang balap, baik sebagai pembalap maupun tenaga teknis. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, Yamaha berharap semakin banyak talenta muda yang siap melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi. (**)
















































































