Tarung di ATC Qatar, Cheesy Meilandri Harus Merelakan Gelar Juara Region Motoprix

Chessy Meilandri menjadi salah satu andalan Indonesia di gelaran ATC 2023 | Foto : ATC
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Putaran final Kejurnas Motoprix Region B (Jawa,Bali dan Nusa Tenggara) akan digelar kembali di sirkuit Bukit Peusar Kota Tasikmalaya akhir pekan ini (18-19/11).

Ternyata nih, pimpinan klasemen kategori Rookie yaitu Chessy Meilandri dipastikan absen.Padahal secara poin, Chessy hanya perlu main aman saja di ronde final.

NHKhelm

Chessy yang membela tim Honda Setiawan Tridjaya Subang mengumpulkan poin sebanyak 70 dan unggul 20 poin dari Muhammad Rama Putra dari Honda 86 Ristan yang di posisi kedua.

Perlu diketahui bahwa Chessy sendiri absen di final Motoprix Jawa 2023 karena bentrok dengan gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) ronde final di Qatar.

Aksi Chessy Meilandri di Motoprix Tasikmalaya 2023

“Iya om, Chessy absen di final Motoprix, bentrok dengan balap ATC di Qatar,” ungkap Chessy Meilandri yang merupakan skuad Astra Honda Racing Team (AHRT) di ATC.

Baca Juga : Klasemen Sementara Motoprix Region B 2023

“Sayang sekali bentrok om, tapi Chessy lebih fokus pada balap internasional,” tambah pembalap yang mengawali karier dari balap Motocross ini.

Bentroknya event Kejurnas baik Motoprix maupun Oneprix dengan gelaran ATC tentunya membuat beberapa rider lainnya juga absen. Minggu lalu, Chessy, HF Rasya, Rekyat dan Jorge Raphael Gading juga absen di Final Oneprix.

Lanjut pada akhir pekan ini, Chessy, Reykat, HF Rasya yang mempunyai poin di Motoprix juga absen. Semoga untuk tahun depan gelaran balap Kejurnas jangan bentrok deh sama gelaran ATC atau balap internasional yang banyak diikuti pembalap Indonesia.(**)

 

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakJuara Umum IRC Sumatera Cup Prix 2023 Ditentukan di Zabaq Akhir Pekan Ini, Nih Klasemennya!
Artikulli tjetër14 Poin Belum Aman, Pecco Targetkan Finis di Depan Martin Lagi
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013