Pra PON Sentul : Adu Gengsi Mekanik Papan Atas Indonesia

Persaingan antar pengprov di kualifikasi Pra PON tidak hanya persaingan pembalap terbaik, para mekanik terbaik Indonesia juga turut serta.

BalapMotor.Net – Di gelaran Kualifikasi Pra PON XIX Jawa Barat yang digelar di sirkuit Karting Sentul (4-5/10) ternyata tidak hanya pembalap top Indonesia yang turun. Para mekanik papan atas Indonesia juga ikutan dalam panasnya balapan dengan motor standar ini.

Para mekanik papan atas Indonesia seperti Hawadis, Mletis, Heru Kate, Merit,Trembis, Feri GMG, Emanuel dan banyak lagi yang lainya menambah panas persaingan balapan antar Pengprov ini.

LENKA MiniGP SSS Racing

Hawadis dan Trembis yang merupakan mekanik balap yang aktif di balapan Asia menjadi mekanik dari tim DKI Jakarta. Lalu ada Mletis dan Merit yang merupakan mekanik dari tim Yamaha Trijaya dan Yamaha RPM mewakili daerahnya sendiri yaitu DIY dan Jawa Tengah. Pakde Heru Kate yang kini menjadi mekanik Yamaha Putra Anugrah membela tim Kalimantan Tengah, sedangkan Feri GMG dari tim Yamaha Optimax mewakili tim Sulawesi Barat lalu ada Emanuel yang kini menangani Yamaha Yonk Jaya bergabung dengan tim Papua Barat.

Banyak dari mekanik tersebut memang tidak membela daerahnya sendiri, karena di ajak untuk memperkuat Pengprov lain. Namun hal ini tentu saja berkaitan dengan profesionalisme mereka sebagai seorang mekanik balap profesional.

” Kebetulan saya dipercaya menjadi mekanik dari tim Pengprov Sulawesi Barat,anak-anak juga ada yang dipercaya di tim Sulawesi Utara.” tutur Ferri GMG mekanik Yamaha Optimax yang selain dirinya di Sulawesi Barat , dirinya juga mengirim anak buahnya untuk menangani motor tim Sulawesi Utara.

Namun kehebatan dari para mekanik papan atas Indonesia bahkan Asia ini seakan seperti percuma. Dengan balapan menggunakan motor standar yang minim ubahan yang para peserta tidak boleh utak-atik tentu saja seperti percuma.

Motor dilarang dilakukan ubahan
Motor dilarang dilakukan ubahan

” Untuk tugas kita ya seperti ini, kan tidak boleh melakukan ubahan, yang boleh dilakukan hanya mengganti ban, dan mempersiapkan motor untuk si pembalap. ” tutur Mletis yang jawabanya juga sama ketika ditanyakan kepada mekanik lainya seperti Hawadis, Merit, Trembis dan yang lainya.

Kita boleh saja menganggap peran mereka tersebut seakan percuma, namun sebenarnya jika ditilik dari sudut lain mereka mempunyai peran cukup penting. Peran mekanik senior saat mengatur bagaimana strategi si pembalap di saat membalap di ajang kualifikasi Pra PON sangat dibutuhkan. Nah tentu saja para mekanik senior ini mempunyai jam terbang yang cukup tinggi soal ini. [ luvo ]

Pra PON Sentul : Adu Gengsi Mekanik Papan Atas Indonesia

APRILIA GM-helm VND Racing PARD