Chief Mekanik Repsol Honda Sulit Temukan Limit Marc Marquez

Foto: Crash
Yamaha

BalapMotor.Net – The Baby Alien alias Marc Marquez selalu tampil maksimal di setiap seri MotoGP. Namun disisi lain, kakak dari Alex Marquez tersebut juga hobby alami crash di sesi free practice.

Namun angka crash Marc Marquez menurun derastis dari tahun ke tahun, dan menurut chief mekanik milik Repsol Honda yaitu Santi Hernandez, Marc Marquez selalu belajar dari kesalahan yang ia lakukan.

Baca Juga: Selalu Gagal Dalam Perburuan Gelar MotoGP, Dovizioso Tetap Menjadi Idola Aleix Espargaro

Marc Marquez mencatatatkan jumlah crash paling tinggi dalam satu musim mencapai 27 kali sepanjang musim MotoGP 2017. Pembalap berusia 26 tahun itu mengatakan, terjatuh adalah caranya untuk mengetahui batasan motor.

Chief Mekanik Repsol Honda Sulit Temukan Limit Marc Marquez
Santi hernandez. |Foto: MotoGP

Namun jumlah tersebut terus berkurang, Pada musim 2018, Marc Marquez hanya terjatuh 23 kali. Sementara pada musim 2019, angka crash Marc menyusut menjadi 14. Meski begitu, Santi Hernandez masih belum tahu sejauh mana limit dari seorang Marc Marquez.

Baca Juga: Repsol Dan Honda Dikabarkan Akan Berpisah di Tahun 2021, Apa Penyebabnya?

“Grafik pembelajarannya sungguh luar biasa, ia bahkan masih terus belajar. Saya benar-benar tidak tahu ada di mana batas limitnya.” Ucap Santi Hernandez, dikutip dariCorse di Moto.

Dengan cara kerja tersebut membuahkan gelar juara dunia di kelas MotoGP sebanyak 6 kali. Namun hal tersebut berimbas juga terhadap fisik Marc Marquez. Kedua bahunya (kanan dan kiri), harus menjalani operasi secara terpisah (kiri pada Desember 2018 dan kanan pada November 2019) akibat terlalu berani mengambil risiko.

GM-helm SSS Racing