Maverick Vinales, Sang Idola Baru Balap Dunia

Maverick Vinales, Sang Idola Baru Balap Dunia

BalapMotor.Net – Aksi dari Maverick Vinales di tes resmi Valencia beberapa waktu lalu memang cukup mengejutkan. Pembalap yang akan bergabung dengan tim Movistar Yamaha di musim depan ini mampu menjadi yang tercepat di 2 hari tes yang dilangsungkan.

Tentunya ini sangat mengejutkan karena Vinales baru pertama kalinya geber Yamaha YZR-M1 karena sebelumnya Vinales merupakan pembalap dari tim Ecstar Suzuki MotoGP. Vinales sendiri mampu membuat publik MotoGP geleng-geleng termasuk juga rekan setimnya di 2017 yaitu Valentino Rossi.

“Vinales cukup mengesankan di hari pertama dan semakin baik di hari kedua. Ia mampu melakukan mencapai 1 menit  29 detik , yang merupakan waktu lap yang sangat baik. Jadi saya pikir itu adalah permulaan yang baik untuk dia,” ujar Valentino Rossi.

Yamaha

Sekilas mengenai perjalanan karier dari Maverick Vinales, perjalanan karier dari pembalap yang lagir di Figueres, Spanyol pada 12 January 1995 (21 tahun) ini cukup cepat. Vinales memulai debut berlatih balap di usia 3 tahun dimana dia berlatih Minimoto (pocket bike) sebelum berlanjut ke Motocross. Vinales memulai bertempur di ajang balapan besar pada tahun 2002 dimana dia membalap di kelas 50cc Catalonian Championship dan menjadi juara di kelas 125cc Catalonian Championship pada musim 2007 dan 2008.

Maverick Vinales, Sang Idola Baru Balap Dunia
Maverick Vinales, Sang Idola Baru Balap Dunia

Setelah sukses 2 tahun di gelaran Catalonian Championship, Vinales lantas turun di gelaran FIM CEV di tahun 2009 dan mampu meraih predikat rookie of the year di kelas GP125 setelah dirinya mampu jadi runner up klasemen akhir. Baru di tahun 2010 Vinales mampu menjadi juara FIM CEV setelah bersaing ketat dengan Miguel Oilivera.

Debut perdana Vinales di World GP adalah pada musim 2011 di kelas GP 125 dan langsung mampu menohok dengan menjadi ketiga di klasemen akhir. Vinales mampu menjuarai 4 seri di musim 2011 tersebut. Di musim 2012 seiring dengan pergantian dari GP125 ke Moto3, Vinales mampu bersaing juga dan bisa berada di posisi ke-3 klasemen akhir dengan 5 kali kemenangan.

Maverick Vinales saat membalap di CEV kelas GP125 dan menjarainya pada musim 2010
Maverick Vinales saat membalap di CEV kelas GP125 dan menjarainya pada musim 2010

Setelah berpindah dari tim Blussen Avintia yang menggunakan Honda ke tim Calvo KTM di musim 2013, Vinales mampu menjadi juara dunia di kelas Moto3.  Vinales mampu memenankan 3 seri dan stabil podium di 15 seri lainya. Barulah di 2014 Vinales naik kelas ke kelas Moto2 dan bergabung dengan tim Paginas Amarilas GP. Di kelas Moto2 Vinales mampu memenangkan 4 seri dan berada di posisi ke-3 klasemen akhir.

Dengan prestasinya tersebut, Suzuki MotoGP lantas merekrut Vinales selama 2 tahun sebelum akhirnya ditarik Yamaha untuk musim depan. Di MotoGP bersama Suzuki Vinales mampu memenangkan 1 seri di musim ini dan podium sebanyak 4 kali. Diklasemen akhir Vinales mampu berada di posisi ke-4 musim 2016 ini.

Setelah mengikuti perjalanan  karier Vinales, tentunya Vinales sangat berpeluang menjadi juara dunia entah di musim ini atau di musim berikutnya.Ingat usia Vinales saat ini masih 21 tahun dan masih sangatlah muda. So, kita tunggu saja sang idola baru balap dunia ini memberikan kemampuan terbaiknya.

penulis : luvo
foto      : Crash, Motorsport

SSS Racing GM-helm