VND Racing Hadirkan Disc Brake 111 Race, Langsung Dibuktikan Sang Juara Region!!

penampakan VND Disc Brake 111 Race 300mm di pacuan GMP29 dan Yamaha Aditama
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Ada yang menarik dari pacuan MX-King sang juara region Novice Motoprix Region Neraka Jawa 2022 yaitu M Gilang Akbar Roland.

MX-King garapan HDS Racing milik pasukan GMP29 AHRS VND HDS Racing ini menggunakan part terbaru dari VND Racing. Jika sebelumnya sudah ada velg dan footstep serta handgrip dari VND Racing, kini motor tersebut menggunakan piringan cakram produk terbaru dari VND Racing.

NHKhelm

Piringan cakram tipe VND Disc Brake 111 Race ukuran 300mm tersebut digunakan untuk menghentikan ganasnya laju MX-King garapan Om Hawadis. Terbukti, M Gilang berhasil jadi jawara pada race 1 dan podium pada race 2 serta mengukuhkan gelar juara region.

Penampakan disc brake VND saat di lintasan

“Ini adalah produk terbaru dari kita yang memang secara kualitas sudah sangat kita perhitungkan karena memang ditujukan untuk race. Kata pembalap yang sudah mencobanya mereka mengaku lebih pakem,” ungkap Vendy selaku Direktur dari PT VND Motorindo Mandiri selaku produsen VND Racing.

“Kelebihan piringan cakram ini selain materialnya juga menggunakan teknologi lubang pada piringannya, ini membantu agar suhu panas saat pengereman bisa tetap terjaga,” tambah Vendy.

Ada lobangnya ya gaes

Selain dipasang pada pacuan M Gilang Akbar Roland, rekan setimnya Fadly Rigani serta pembalap dari tim Yamaha Yamalube Aditama SCM yaitu Candra Hermawan juga membuktikannya.

Tambahan informasi nih, VND Disc Brake 111 Race 300mm untuk Yamaha Jupiter-Z, MX-King,F1ZR, Vega ini sudah tersedia di marketplace Shopee Mall VND Racing. Untuk harganya saat ini adalah Rp.1.163.750 Rupiah. |Adv

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakKelasnya Lengkap! Yuk Gaspol di FOBM Road Race Piala Bupati Blora 3-4 Desember 2022
Artikulli tjetërEmpat Tahun Menguji KTM, Dani Pedrosa Optimis RC16 Segera Kepuncak
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013