Tips Cara Merawat Kopling Motor

BalapMotor.Net – Ada banyak jenis dan tipe motor sesuai dengan target pasarnya, namun pada dasarnya tipe mesin sepeda motor terbagi menjadi 3 berdasarkan penggunaan kopling, yaitu motor dengan kopling manual, kopling sentrifugal, dan kopling ganda. Sepeda motor dengan tipe mesin kopling manual didominasi oleh motor sport. Kombinasi kopling dan perpindahan gigi secara manual memudahkan konsumen untuk mengubah percepatan motor sesuai yang diinginkan.

Sepeda motor ber-kopling manual menjadi pilihan bagi banyak anak muda. Pasalnya, jenis motor dengan mesin kopling mendominasi tipe sport bike yang sangat identik dengan anak muda. Disebut motor kopling karena jenis motor ini sudah dilengkapi dengan adanya komponen kopling yang dapat dikelola penggunaannya sesuai dengan keperluan. Umumnya ciri-ciri motor kopling manual terdapat sebuah handle kopling di stang sebelah kiri.

LENKA MiniGP SSS Racing

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan motor bermesin kopling, yang merupakan panduan dari Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu) :

1. Rutin mengganti oli
Untuk merawat kopling manual, harus rutin mengganti oli. Pergantian oli biasanya dilakukan pada 3.000 km perjalanan. Semakin jauh jarak yang ditempuh maka kualitas oli mesin akan berkurang. Hasilnya, oli pada motor akan keruh dan berubah warna menjadi hitam.
2. Rajin melakukan pengecekan dan penyetelan tuas kopling
Pada motor bermesin kopling manual, tentu saja kinerja kopling motor Anda harus selalu prima. Kampas kopling yang bermasalah dapat mengganggu kinerja mesin saat melakukan perpindahan gigi dan akan mempengaruhi laju motor Anda. Untuk menjaganya, para pengendara motor bermesin kopling ini harus rajin mengecek dan menyetel tuas kopling pada motornya. Jika kampas kopling sudah mulai aus maka tuas kopling akan longgar, dan harus dilakukan penyetelan sesuai standard, jika sudah tidak bisa dilakukan penyetelan berarti kampas kopling sudah habis dan harus dilakukan pergantian kampas kopling. Biasakan mengganti sparepart dengan yang asli di bengkel resmi.
3. Cek pergerakan tuas dan kabel kopling
Adakalanya saat menggunakan motor bermesin kopling manual, tarikan pada kopling terasa berat. Jika terjadi hal yang demikian Anda tidak perlu panik, ini terjadi karena kabel kopling motor Anda mulai kering karena karat atau kotoran lainnya. Cara mengatasinya cukup mudah, Anda tidak perlu membawanya ke bengkel. Cukup berikan cairan pelumas anti karat ke dalam kabel melalui tuas pada bagian handling kopling. Setelah cairan masuk coba tarik handing kopling perlahan beberapa kali. Jika masih berat, Anda bisa menambahkan kembali cairan pelumasnya dan mengulangi langkah tersebut sampai tarikan kopling terasa enteng.
4. Gunakan bahan bakar sesuai nilai kompresi sepeda motor
Semakin tinggi nilai kompresi sepeda motor maka akan membutuhkan bahan bakar dengan oktan tinggi. Ketidaksesuaian pemilihan oktan bahan bakar akan menyebabkan performa sepeda motor menurun. Maka selalu perhatikan spesifikasi sepeda motor Anda terutama nilai kompresi-nya.

 

GM-helm VND Racing PARD