Ternyata Begini Regulasi Baru AP250 ARRC Khusus Yamaha, Bagaimana Pengaruhnya?

Aksi Wahyu Nugroho
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Mulai ronde keempat FIM Asia Road Racing Championship (ARRC)yang berlangsung di Pertamina Mandalika Circuit, Lombok-NTB (11-13/8). Ada perubahan regulasi pada kelas AP250 khusus untuk pengguna Yamaha R25.

Hal ini tentunya dilakukan Two Wheel Motor Racing (TWMR) dan FIM agar balapan kelas AP250 bisa semakin seru. Ternyata perubahannya sendiri tidak terlalu banyak gaes.

NHKhelm

Namun cukup lumayan membuat pembalap penunggang Yamaha R25 khususnya pasukan Yamaha Racing Indonesia (YRI) memberikan perlawanan.

“Jadi untuk seri ini kita diberi dua opsi, satu opsi itu sama seperti sebelumnya, menggunakan camshaft standar dengan throttle body boleh di modified sampai 34 mm atau opsi kedua boleh ganti camshaft dengan lift maksimal 8,4mm tapi throttle body kembali ke standar,” ujar Robert Cong selaku Chief Mekanik YRI khusus kelas AP250.

Robert Cong, chief mekanik YRI AP250

“Untuk seri ini kita memilih opsi mengganti camshaft namun throttle body kembali ke standar. Untuk regulasi lainnya masih sama persis, tidak ada perubahan diameter klep segala macam masih seperti semula,” tambah Robert Cong.

Lantas dengan memilih opsi tersebut apa keuntungan yang didapat bagi YRI. “Dengan camshaft kita bisa capai top speed yang lebih baik. Kalau di throttle body kita menang di akselerasi, karakternya Mandalika termasuk high speed, makanya kita memilih opsi menggunakan regulasi camshaft,” terang Robert Cong.

Aksi Aldi saat melahap tikungan Mandalika

Wahyu Nugroho salah satu rider YRI juga merasakan pengaruh akan perubahan tersebut. “Untuk pengaruh sih banyak perubahan, dari engine kita improve karena Ko Robert dan semua kru mekanik juga sudah bekerja keras jadi Alhamdulillah,” ungkap Wahyu Nugroho.

Perlu diketahui juga bahwa ternyata untuk pengembangan motor sendiri terus dilakukan agar bisa terus berkompetisi di barisan depan. 

“Kalau improvement kita tetap setiap seri ada pengembangan karena kita tidak boleh diam disitu saja karena kompetisi berjalan terus dan kompetitor juga makin hari makin kencang, kalau kita stak disitu ya tidak bisa tampil di depan,” kata Robert Cong.

Jadi, maksimalnya tim YRI di ARRC Mandalika tidak hanya karena regulasi. “Satu paket, karena regulasi, kita juga ada pengembangan, tim juga dan pembalap juga,” tutup Robert Cong. (**)

Aldi dan Wahyu Nugroho YRI podium di ARRC Mandalika Race 1 AP150

 

VND RacingVND RacingPARD
Artikulli paraprakHerjun AF Sukses Meraih Double Winner di ARRC Mandalika 
Artikulli tjetërFizR Naztwo Masih Jaga Tradisi! Underbone Nya Podium Lagi
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013