RD 2 Yamaha Enduro Challenge Diserbu Rider Pro, Seru Nih!!

LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Gelaran ronde kedua Shell bLU cRU Yamaha Enduro Challenge 2022 yang digelar akhir pekan ini (26-27/11) sepertinya bakalan lebih seru. Pada ajang balap Enduro ini akan diikuti oleh lebih banyak rider pro enduro.

Beberapa nama rider pro yang cukup sering tempur di ajang enduro nasional seperti Indonesia Hard Enduro ikut serta dalam gelaran yang dihajat di Jungleland-Sentul, Bogor. Sebut saja Deden Komara dan Dadan KR yang membela pasukan P-TRAC.

NHKhelm

Lanjut adapula nama Cikal Fauzan, lalu Ardan SQ, dan duet Irfansyah Iponk dan M Daffa yang jadi jawara pada ronde 1. Mereka tentunya akan membuat gelaran YEC ronde kedua ini menjadi semakin seru.

Pasukan Priok Trail Adventure Club (P-TRAC)

“Kita membawa 5 pembalap yang tarung di tiga kelas, Advance, Comm A dan Comm B,” ungkap Dadan KR dari Priok Trail Adventure Club (P-TRACK) yang juga merupakan salah satu rider pro enduro top nasional.

Selain para rider pro enduro, ada satu nama rider pro di balap road race yang ikut serta. Jika pada ronde 1 ada nama Rey Ratukore dan Yosua Mbeo, kini ada nama Janoear Deden.

Janoear Deden sendiri dikirim oleh Yamaha Akai Jaya Palu untuk menjadi perwakilan mereka di ajang ini. “Saya kalau lagi kosong balap road race ya memanfaatkan waktu untuk adventure dengan motor, untuk event enduro saya juga pernah ikutan,”ujar Janoear.

Janoear Deden

“Kalau kesini saya disuruh oleh bos Andi dan saya kesini dengan membawa motor yang biasa saya tunggangi di sana,” tambah Janoear Deden.

Bagi balap mania yang ingin menyaksikan langsung hajatan Shell bLU cRU Yamaha Enduro Challenge 2022 ronde 2, acara ini gratis dan ada hadiah 1 unit sepeda motor Yamaha Mio M3 untuk penonton yang beruntung. (***)

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakHasil Race 1 Final Oneprix 2022 di Tasikmalaya
Artikulli tjetërAfi Cafirossi Juarai Race 1, Poin Klasemen Semakin Rapat!!
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013