Petrucci Mengeluh di MotoAmerika, Ingin Bersenang-senang Justru Tertekan

LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Setelah pensiun dari kejuaraan dunia MotoGP, Danilo Petrucci sempat merasakan Reli Dakar pada awal tahun. Penampilannya cukup membuat kagum dimana ia berhasil memenangkan salah satu etape.

Setelah itu, pembalap Italia ini memilih hijrah ke Superbike MotoAmerika. Disana ia bergabung dengan tim Ducati. Akan tetapi, kepindahan ini justru membuat tekanan baru baginya. Petrucci sekarang pun mengeluh.

NHKhelm
Danilo Petrucci

“Aku muak dengan semuanya, aku lelah. Saya tahu bahwa pindah ke Kejuaraan Dunia Superbike akan membawa tekanan yang kurang lebih sama seperti yang saya rasakan di MotoGP,” kata Petrucci kepada crash.net.

“Saya telah mengatakan pada diri sendiri bahwa saya tidak ingin pensiun, tetapi saya ingin menikmati balapan tanpa tekanan seperti itu. Saya pikir pergi ke Amerika seharusnya menyenangkan dan tekanannya rendah. Tapi setelah Dakar saya berada di bawah banyak tekanan untuk tampil,” jelasnya.

Aksi Danilo Petrucci di Superbike Amerika

Disisi lain, pembalap berusia 31 tahun ini pun mengeluhkan kondisi sirkuit di Amerika yang banyak gelombang. Petrucci menyebut ini terlalu bahaya. Apa lagi ia harus adaptasi dengan ban Dunlop yang belum pernah dipakai sebelumnya.

“Treknya sangat berbeda dari yang ada di MotoGP. Anda harus tahu betul lerengnya karena sangat bergelombang, memiliki banyak bagian aspal dan lekukan yang berbeda yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Anda tidak bisa mengemudi secepat mungkin di tempat yang sangat berbahaya,” jelas Petrux dilansir dari speedweek.

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakProfil Of The Week : Ziven Rozul, Bocah Potensial Generasi Penerus Kab Bogor
Artikulli tjetërDucati Tersukses di WorldSBK! Selangkah Lagi Ukir Rekor 1000 Podium