Drag Bike Cilacap: Skill Dwi Batank di FU 200 Pells

Aksi Dwi Batank dengan ASRP Hikmah Pells Kawahara

BalapMotor.Net – Kita pasti sudah sering sekali mendengar nama pembalap yang satu ini. Kerap muncul di podium, dia juga adalah salah satu joki drag papan atas Indonesia. Yap, siapa lagi kalau bukan Dwi Batank (Semarang). Pembalap dengan nomer “kramat” 182 ini dikenal dengan skill jitu menaklukan motor-motor liar. Maka jangan heran jika dia kerap podium di kelas-kelas bergengsi, salah satunya adalah kelas Bebek 4tak TU 200cc.

Kali ini Batank dipercaya untuk menunggangi motor pemegang rekor bebek 200cc se-Indonesia. Yap, motor korekan Arif Sigit Widodo alias Pelle ini memang menjadi acuan dan rival terberat di kelas Bebek 4tak TU 200cc. Dwi Batank juga diduetkan dengan Galih Dwi (Boyolali), dimana kita tahu bahwa Galih adalah pembalap andalan dari Pells Kawahara dan sukses menjadi “si pencetak” rekor. Bersama kawalan dari tim ASRP Hikmah Pells Kawahara, Dwi Batank berhasil tunjukkan kualitasnya di kelas ini.

FU 200 pemegang rekor Indonesia
Motor pemegang rekor bebek 4tak TU 200cc Indonesia

Dari catatan Hasil, Batank podium pertama dengan timer 7.315 detik dan disusul oleh Galih Dwi dengan 7.368 detik. Memang catatan tersebut masih jauh dari rekor yang pernah dicetak oleh motor ini. Melihat kondisi sirkuit yang cukup baik, dapat kembali best time tentunya sangat diharapkan.

SSS Racing

“Saya seneng mas bisa naik podium di kelas ini. Kalo karakter motor sendiri menurut saya liar mas. Tapi untung masih bisa dikendalikan dan juara hehe”, ungkap Dwi Batank melalui akun media sosialnya.

FU 200 garapan Arif Sigit Widodo alias Pelle
FU 200 garapan Arif Sigit Widodo alias Pelle

Motor ini juga sudah pernah masuk data modifikasi, langsung saja simak ya. Prediksi cetak 7,1 detik sebenarnya dibebankan kepada Galih Dwi, namun apa mau dikata, motor mengalami sedikit trouble.

“Semangat sudah menggebu untuk cetak 7,1 lagi. Tapi apa mau dikata, kampas koplinge selip mas haha”, ungkap Galih Dwi yang kemarin juga jadi juara umum ini.

Rekor memang tidak dapat selalu diulang. Butuh usaha, konsentrasi dan riset yang lebih keras untuk mempertahankan dan menjamkan kembali rekor tersebut. #MariBerprestasi [ richard ]

Andalkan knalpot dari Kawahara
Andalkan knalpot dari Kawahara
Karburator
Karburator
Gunakan CDI Kawahara
Gunakan CDI Kawahara

 

 

GM-helm PARD