Drag Bike AHRS IRC Sragen: Kiki Codet Tertolong Motor Legendaris !

Drag Bike Kupang: Hadirkan Joki Beda Propinsi, PMS Siap Raih Juara Umum
Drag Bike Kupang: Hadirkan Joki Beda Propinsi, PMS Siap Raih Juara Umum
GM-helm

BalapMotor.Net – Masih seputar AHRS IRC Seri 4 Sragen, dimana dari salah satu kelas poin yaitu Sport 2T TU 140cc muncul cerita yang menarik. Ya, bila kita melihat data HASIL, berada di posisi tertinggi ada Kiki Codet yang membesut motor dari tim IP93 Moto1 SSS Excel ABRT20. Di tahap penyisihan, Codet tetap tampil ganas dengan timer 7,391 detik di posisi ketiga. Pembalap asal Demak ini memang menjadi pembalap paling konsisten dalam hal pengumpulan poin. Meskipun sempat terjatuh di tahap penyisihan, Codet masih mampu membungkam lawan-lawanya di kelas Sport 2T TU 140cc. Cek HASIL

Ya, bila mekanik dan tim lain lebih mengandalkan Touch sebagai kuda besinya. Maka lain hal dengan tunggangan dari Kiki Codet. AB Bendol sebagai kliker andalan dari IP93 masih bertahan menggunakan motor yang dijuluki keluarga “Raja Jalanan” ini. Ya, dengan jumlah 6 speed, RX-Z masih menjadi senjata utama dari bengkel yang bermarkas di Salatiga ini.

“Saya sendiri punya kenangan tersendiri sama motor RX-Z mas. Awal dulu saya balapan sampai yang mengangkat nama bengkel saya sekarang juga berkat motor RX-Z. Dulu RX-Z saya sudah bisa sejajar dengan ninja yang timernya 7,3 detik. Intinya sih saya cinta RX-Z mas hehe”, ungkap AB Bendol yang juga menyebutkan RX-Z adalah motor legendaris baginya.

AB Bendol sudah jatuh hati dengan RX-Z | Foto: Richard
AB Bendol sudah jatuh hati dengan RX-Z | Foto: Richard

Berbekal tinggi Exhaust 27mm, lebar 43mm dan Transfer 43mm sudah sesuai dengan isis head yang dipatok pada angka 12,5cc. Karburator mengandalkan AirStrike 38 dengan settingan main jet 150 dan pilot 50. Membran V-Force 4 tipe RX-Z dan Knalpot Creampie juga menjadi racikan ampuh pada kuda pacu AB Bendol ini.

Sebetulnya seri 4 kemarin Codet mampu tampil lebih baik, apalagi banyak juga pembalap yang bermain di event Indramayu, otomatis persaingan pun akan lebih ringan. Namun setelah terjatuh di penyisihan Matic200, di final Sport 2T TU 155cc Codet justru tertangkap jump start. Di kelas Bebek 4T TU 130cc dan 200cc, Codet juga gagal untuk masuk podium.

Oleh karena itu, perolehan poin Codet di seri Sragen kemarin sangatlah terbantu RX-Z yang bermain di kelas Sport 2T TU 140cc. Selain itu, dia juga mampu tampil apik di final Super FFA, dimana dia berhasil mengontrol laju motor di trek yang basah. Meskipun hanya berada di posisi ke-2 di Super FFA, poin juga sangat banyak terbantu. DATA KLASEMEN

Saat ini, Dafi Mini (Tulungagung) dari tim Putra Tunggal Manahadap berhasil menerobos di posisi pertama klasemen poin. Disusul Kiki Codet yang tetap bertahan di posisi kedua. Di posisi ketiga ada Erwin Sredek yang kemarin tampil luar biasa di kelas-kelas 2T, khususnya ninja. Alvan Cebonk dan Yogie Keycot justru tampil kurang memuaskan, sehingga posisi mereka terpental ke urutan 4 dan 5. [ richard ]

Touch Duri Bambit Sanjaya kali ini haru puas di posisi kedua beresama Wildan Kecil | Foto: Richard
Touch Duri Bambit Sanjaya kali ini haru puas di posisi kedua beresama Wildan Kecil | Foto: Richard
SSS Racing