Ditinggal Yudhistira, Kawasaki Manual Tech Optimis AM Fadly Bisa Gantikan

Andy Muhammad Fadly akan naik kelas ke Supersport 600cc gantikan yudhis yang pindah ke Honda

BalapMotor.Net – Kabar pindahnya H.A Yudhistira dari Kawasaki berpihdah ke Honda di 2016 memang sudah santer banget. Meskipun pihak AHM masih belum membantah, namun Ibnu Sambodo selaku punggawa dari tim Kawasaki KYT Manual Tech mengatakan akan kebenaran hal tersebut.

Berpindahnya HA. Yudhistira yang saat ini merupakan salah satu pembalap terbaik Indonesia tentu saja membuat Ibnu Sambodo merasa kecewa. HA Yudhistira yang di planning jadi juara asia tahun depan akan meninggalkan tim yang menaunginya lebih dari 3 tahun.

” Kalau tidak kecewa namanya saya bohong mas. Tentu saja dengan kepindahanya saya cukup kecewa. ” ungkap Ibnu Sambodo yang ditemui langsung oleh BalapMotor.Net kemarin siang.

Ibnu Sambodo, kalau tidak kecewa bohong namanya.
SSS Racing

Namun meskipun ditinggal Yudhistira, tim Kawasaki Manual Tech sudah langsung mengumumkan penggantinya. Penggantinya adalah Andy Muhammad Fadly yang kini juga membalap di tim ini, namun di kelas Asia Production 250cc.

” Untuk penggantinya AM Fadly, dia akan membalap di kelas Supersport 60cc di ARRC musim 2016.” ungkap Ibnu Sambodo.

AM Fadly yang aslinya Sengkang ini bakalan menjalani beberapa test dan trainig setelah seri ARRC 2015 berakhir 2 pekan lagi. AM Fadly sendiri saat ini masih berusia 15 tahun, namun Ibnu Sambodo sangat optimis bahwa AM Fadly bisa bersaing di balapan Supersport 600cc.Bahkan Ibnu Sambodo mengatakan bahwa AM Fadly bakalan bisa lebih cepat berprestasi.

Yudhistira saat sedang memberikan pengarahan kepada juniornya AM Fadly di seri 1 ARRC 2015 Sepang
Yudhistira saat sedang memberikan pengarahan kepada juniornya AM Fadly di seri 1 ARRC 2015 Sepang

” AM Fadly akan mendapatkan beberapa tes dengan motor ZX600RR. Tes akan dimulai setelah seri ARRC 2015 berakhir. Dan saya yakin, jika kita diberikan cukup dana, dalam setahun AM Fadly bisa bersaing di barisan depan.” tambah Ibnu Sambodo yang dulu dikenal dengan sebutan begawan 4 tak ini.

Ibnu Sambodo mengatakan demikian tentu saja didasari oleh pengalaman membawa Yudhistira bisa bersaing di barisan depan ARRC. Selain itu, Ibnu juga yakin dengan skill yang dimiliki oleh AM Fadly. ” Lihat saja penampilanya di IRRC Binuang kemarin, saya sangat yakin, apalagi Fadly sangat muda. ” tutup Ibnu Sambodo. Semoga saja. [ luvo ]

Ditinggal Yudhistira, Kawasaki Manual Tech Optimis AM Fadly Bisa Gantikan

GM-helm PARD