Demi Produk Istimewa, JC Suspension Gelar Tes Lanjutan di Sentul Karting

Aksi Aditya Fauzi saat tes sok depan JC Suspension

BalapMotor.Net – Demi mendapatkan produk yang istimewa, JC Suspension kini melanjutkan sesi tes sok depan kompetisi untuk motor bebek di sirkuit Sentul Karting, Bogor. Ini melanjutkan sesi sebelumnya di sirkuit GBT Surabaya.

Baca Juga : JC Suspension Bakal Rilis Sok Depan Kompetisi Motor Bebek

Tujuannya tentu untuk membuat produk yang istimewa. Untuk di sirkuit Sentul Karting sendiri, tidak tanggung-tanggung, tiga pembalap dipercaya untuk mengetes sok depan JC Suspension tersebut. Ketiga pembalap tersebut adalah Rey Ratukore, Aditya Fauzi dan Rio Andrianto, untuk nama ini tidak perlu dijelaskan lagi, balap mania pasti sudah paham sepak terjang mereka.

Komentar Para Pembalap
SSS Racing

Kembali membahas mengenai sok depan JC Suspension yang akan segera dirilis, Rey yang merupakan owner Rey Racing Speed (RRS) memberikan komentarnya. “Dengan karakter saya yang agresif cocok dengan shock ini. Lebih lincah dan feeling lebih enak. Ini pertama saya coba pake shock depan standar yang bisa disesuaikan untuk motor MX King,”terangnya.

Rey Ratukore saat jajal sok depan JC Suspension

Selain itu, Aditya Fauzi juga ikut memberikan pendapatnya tentang sok tersebut. “Tadi saya coba posisi suspensi depan yang tinggi baru pendek dari segitiganya. Memang butuh beberapa lap untuk mendapatkan settingan yang pas. Tapi dengan adanya settingan reborn dan preloadnya bikin mudah mekanik tanpa harus bongkar-bongkar shock depan lagi,” ungkap Aditya Fauzi.

Berbeda dengan Rey Ratukore dan Aditya Fauzi yang mencoba sok tersebut di motor Yamaha MX-King, kali ini Rio Andrianto menjajalnya pada kuda pacu Honda Sonic.

“Pada kesempatan kali ini saya dipercaya oleh JC Suspension sebagai test rider untuk mengetes suspensi depan terbaru mereka untuk motor bebek. Pada Honda Sonic memang cukup sulit mendapatkan settingan yang pas, dibuat lembut kelembutan dan dibuat keras terlalu keras. Tapi di Honda GTR justru cukup cepat dapat settingan yang pas, mungkin karena segitiga dari suspensi kedua motor ini memang berbeda,” ujar Rio Adrian.

Saeful Anwar bersama tim riset JC Suspension
Hasil Tes Dijadikan Evaluasi 

Dari hasil tes tersebut, ternyata tidak serta merta sok depan JC Suspension ini lantas langsung dijual bebas. Data dari tes tersebut akan dijadikan evaluasi agar menghasilkan produk yang istimewa.

“JC Suspension berusaha memberikan Kemudahan dan kenyamanan bukan memberikan teori dan harapan. Hasil dari riset di Sentul ini tentu kita akan evaluasi agar mendapatkan hasil terbaik agar bisa dipakai untuk balap juga motor harian,” ujar Saeful Anwar, selaku tim R & D JC Suspension.

“Selain untuk motor bebek 4 Tak dan 2Tak, nantinya suspensi depan adjustable ini juga bisa digunakan untuk motor-motor matik, seperti Nmax, Aerox, PCX, ADV150, dan lain-lain,” tutup Saeful Anwar yang merupakan orang senior di dunia balap motor tanah air ini.

Rio Andrianto tes sok depan JC Suspension
GM-helm PARD