BalapMotor.Net – Marc Marquez, sang peraih gelar Juara Dunia MotoGP 7 kali mengungkapkan pandangan jujurnya soal masa depan keluarga. Meski memiliki keinginan untuk segera menjadi seorang ayah, pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa ia tidak ingin anaknya kelak mengikuti jejaknya sebagai pembalap motor.
Pernyataan tersebut disampaikan Marc Marquez dalam wawancara bersama media Spanyol, La Sexta. Menurutnya, nama besar yang ia miliki justru akan menjadi beban berat bagi sang anak jika terjun ke dunia balap.
“Saya tidak akan menyukainya,” ujar Marquez. “Saya memikirkan mereka dan saya tidak bisa menahan diri untuk berkata, ‘kasihan anak laki-laki atau perempuan itu’. Warisan nama saya akan menjadi beban besar.”

Marc Marquez menilai, membawa nama belakang Marquez di dunia balap tidak selalu menjadi keuntungan. Ekspektasi publik yang tinggi serta perbandingan dengan pencapaiannya akan membuat perjalanan sang anak jauh lebih sulit.
“Membawa nama belakang saya tidak akan membantu mereka sama sekali,” lanjutnya. “Memang ada keuntungan secara finansial, tapi jika kamu tidak kekurangan apa pun, kamu tidak akan memiliki rasa lapar yang sama.”
Selain itu, pembalap Ducati tersebut juga mengakui dirinya merupakan sosok yang sangat protektif. Hal itu membuatnya sulit membayangkan anaknya harus menghadapi risiko besar yang melekat dalam dunia balap motor.
“Saya tidak tahu seberapa protektif saya nanti, karena saya orang yang sangat protektif,” kata Marquez.
Pernyataan ini menunjukkan sisi lain dari Marc Marquez, bukan hanya sebagai pembalap dengan mental juara, tetapi juga sebagai sosok yang memikirkan masa depan keluarganya di luar gemerlap MotoGP. (**)






































































