Bosan Latihan, Bocah Asal Samarinda Rela Menyeberang Ke Jawa Untuk Tarung Perdana di Jabar Open

LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Karena setelah 4 bulan mengikuti sekolah balap di RS88 Racing School, M Reyhan Syaputra pembalap 11 tahun asal Samarinda, Kaltim akhirnya memilih menyeberang ke pulau Jawa untuk mengikuti event perdananya.

M Ryehan turun pertama kalinya pada event balap di event Jabar Open Road Race 2020 Ronde 2 yang berlangsung akhir pekan lalu (21-22/11) di sirkuit Sentul Karting, Bogor. Bersama tim Pulau Indah Racing Team Feat RS88 Racing School Reyhan turun pada tiga kelas yaitu kelas MP5 dan ECU STD 12 dan 14 tahun.

NHKhelm

Mengenai hasilnya, Reyhan mampu finish ke-7 pada kelas ECU STD 12 tahun, lalu ke-11 pada kelas ECU STD 14 tahun. Untuk kelas MP5, M Reyhan gagal finish karena adanya trouble pada Honda Sonic pacuannya.ang

M Reyhan bersama Rudy Salim sang mentor

Menurut Rudy Salim, selaku mentor sekaligus owner RS88 Racing School, M Reyhan sudah tidak sabar untuk ikut balap. “Sudah kelamaan latihan mas, dia latihan sudah 4 bulanan. Si Bocil (sebutan untuk Reyhan) sudah gak sabar mau turun balap,” terang Rudy Salim yang merupakan pembalap tim ART Kalimantan ini.

Baca Juga : Hasil Race Semua Kelas Jabar Open Road Race 2020 Sentul

“Keikutsertaannya balap di Jawa karena ingin menambah jam terbang dan mental bertarung. Ini merupakan perdana turun balap, rencananya setelah Jabar Open mau lanjut ICP, tetapi sayang dibatalkan,” ungkap Rudy Salim yang dari nol mengajarkan M Reyhan balap.

Aksi M Reyhan Syaputra (depan) saat tarung di Jabar Open

Kedepannya, Reyhan sendiri bakal difokuskan untuk tarung pada balapan Kejurnas. “Untuk 2021 rencananya Reyhan akan main full Motoprix Region Kalimantan. Seandainya tidak bentrok sama event di Kalimantan, rencananya mau diikutkan di Oneprix kelas ECU STD untuk menambah jam terbangnya,” terang Rudy Salim.

Kita tunggu saja sepak terjang dari M Reyhan Saputra di kancah balap tanah air, tetap semangat Reyhan.

M Reyhan bersama Rusdi, sang ayah

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakPutaran Perdana Indonesia Cup Prix (ICP) di Subang Resmi Ditunda
Artikulli tjetërGagal Rekrut Pembalap Muda, Aprilia Akhirnya Memilih Diantara Dua Test Ridernya
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013