Bertahan Selama 9 Tahun (2007-2016), Ternyata Ini Yang Membuat Sigit PD Setia Bersama Tim Yonk Jaya

Aksi Sigit PD saat Indoprix 2013 dimana dia bisa meraih double winner Indoprix | Foto Yamaha Racing Indonesia
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Ada hal istimewa dari seorang Sigit Purno Harjono atau yang lebih dikenal dengan Sigit PD. Pembalap penuh prestasi baik nasional atau internasional ini terbukti cukup setia pada tim balapnya.

Sigit PD bertahan bersama tim Yonk Jaya Bandung selama 9 tahun. Meskipun sudah berpisah pada 2016, tim balap Yonk Jaya sendiri memang memilih untuk off balap setelahnya. Perlu diketahui juga bahwa Yonk Jaya sendiri merupakan tim balap yang menaungi Sigit PD sejak pertama balap di Kejurnas yaitu pada 2007.

NHKhelm

Mengenai alasannya bertahan cukup lama di Yonk Jaya, Sigit memberikan alasannya. “Ya karena saya merasa nyaman sih.Dulu ada beberapa tawaran dari tim lain, cuma ya nyamannya di situ,” ujar Sigit PD saat wawancara dalam acara #NgobrolBalap.

Sigit PD bersama Ko Yonk Jaya dan diapit dua mekanik saat menerima penghargaan dari Yamaha Jepang atas prestasinya

Sigit PD sendiri bertahan di tim Yonk Jaya sendiri juga karena tim milik Ko Yonk tersebut memang merupakan salah satu tim balap top tanah air. Hal tersebut membuat Sigit tidak mau menerima tawaran tim lain meski ada yang berani lebih tinggi kontraknya.

“Dulu Yonk Jaya kan merupakan tim top, daripada gambling juga,” tambah Sigit PD yang video wawancaranya bisa balap mania saksikan di BalapMotor.TV Youtube Channel.

Setelah berpisah dari tim Yonk Jaya Bandung dan tim tersebut juga memutuskan mundur pada tahun berikutnya, akhirnya Sigit PD berlabuh ke tim ART Yogyakarta pada 2017 dan 2018, lalu di 2019 ke tim Trimedia.

TONTON VIDEONYA

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakDirektur Olahraga Ducati Akui Masih Penasaran Dengan Fabio Quartararo
Artikulli tjetërSuci Mulyani Rutin Berlatih Pakai KTM 250, Isyarat Balik Ke Motocross?
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013