Bayu Ucil Mulai Lancar Berjalan, Siap Untuk Segera Ngegas

Bayu Ucil jadi yang tercepat di kelas FFA | Foto: Richard
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Musibah yang menimpa tim V-Reinz Bali Queen beberapa waktu silam memang sangat menyita perhatian pecinta drag bike. Pasalnya terdapat 3 korban dengan luka yang tergolong berat. Mas Tukul, Mas Rio dan Bayu Ucil menderita luka patah tulang. Namun bersyukur ketika info terkini mengabarkan bahwa ketiganya sudah boleh rawat jalan alias pulang ke rumah.

Bayu Ucil contohnya. Pembalap berusia 23 tahun ini dikabarkan sudah bisa berjalan meski masih memakai alat bantu tongkat. Tentu ini menjadi kabar yang sangat baik, mengingat event-event besar belum mulai digelar, jadi masih ada waktu untuk pemulihan lebih dalam.

NHKhelm
Bayu Ucil (kiri) menjadi runner up di event Pertamax 2016| Foto: Richard

“Alhamdulillah mas keadaan sudah mulai membaik. Saat ini sudah bisa jalan, cuma masih pake tongkat. Doakan saja supaya saya bisa cepet kembali bertarung di sirkuit”, ungkap Bayu Ucil yang berkabar dari rumahnya di Purwodadi.

Dibalik musibah pasti ada berkah, mungkin peribahasa itu yang tepat diungkapkan pada Bayu Ucil. Meski tengah didekap cidera serius, namun di tahun 2017 ini nama Bayu Ucil telah resmi menjadi pembalap dari tim Pertamax Motor Sport. Ya, seperti yang kita tahu, posisi ini sebelumnya ditempati oleh Nico Sakauw asal Kudus. Namun dengan prestasi Bayu Ucil yang di tahun kemarin berhasil menjadi runner up di event Pertamax, maka untuk tahun 2017 ini Bayu Ucil akan bertarung dengan tim yang digawangi Rifat Sungkar ini.

Untuk info tentang bergabungnya Bayu Ucil ke tim Pertamax Motor Sport akan dibahas lebih dalam pada artikel berikutnya. Sekarang, mari kita doakan supaya proses pemulihan dari Bayu Ucil, Mas Tukul dan Mas Rio berjalan dengan lancar. Harapan agar mereka segera kembali berkatifitas di dunia balap adalah harapan dari kita semua. [ richard ]

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakMenanggapi Regulasi Usia Minimal di Motoprix 2017, Ini Saran Dedy Fermadi
Artikulli tjetërJakarta Helmet Exhibition (JHE) 2017 Siap Beri Kejutan
Mahasiswa Semester akhir Universitas Jendral Soedirman Purwokerto yang hobi di dunia balap khususnya Drag Bike