Banyak Unggulan Justru Tenggelam, Wawan Hermawan : Ibarat Pisau, Ga Di Asah Kurang Tajam

LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Cukup menarik dicermati dari gelaran Fast Corner Championship 2020 yang berlangsung kemarin (3-4/10) di sirkuit Sentul Karting, Bogor. Pada kelas-kelas Kejurnas, terutama MP1, para unggulan ternyata “tak” tampil maksimal.

Rio Andrian yang merupakan rookie expert justru menjadi jawara pada kelas MP1, lalu disusul Reza Hanum pada posisi kedua dan Aditya Fauzi yang juga rookie finish pada posisi ketiga. Padahal, Reza Hanum tahun lalu hanya sesekali tampil di barisan depan, sedangkan Rio dan Adit masih pemula. Ini membuat mereka harus kembali beradaptasi.

NHKhelm

Baca Juga : Rio Andrian Jawara MP1 Fast Corner Sentul, Reza Hanum Kedua

Beberapa nama-nama top pada balapan nasional musim lalu yang tidak perlu disebutkan namanya justru kurang cemerlang. Lalu apa sebabnya? Kalau menurut pendapat penulis sih karena ketiga pembalap ini masih terus rajin berlatih dan sudah beberapa event mereka ikuti selama masa Pandemi Covid-19, terutama di sirkuit Sentul Karting.

Bintang jadi jawara Rookie

Tidak hanya pada kelas MP1, pada kelas Rookie juga demikian. Juaranya malah Bintang Nur Halif yang notabene pembalap asal Kendari, Sultra. Bintang mampu mengalahkan lawan-lawannya yang banyak diantaranya cukup menonjol di balapan Kejurnas musim lalu.

Baca Juga : Duel Dengan Chessy Meilandri, Bintang Nur Halif Jawara Rookie

Wawan Hermawan, mentor dari WH19 Racing School ikut memberikan pendapatnya. Wawan yang juga mantan pembalap dengan segudang prestasi ini memberikan pendapat yang singkat, padat tapi cukup ngena. “Ya ibarat pisau atau golok mas. Ga diasah kurang tajam,” ujar Wawan Hermawan.

Wawan Hermawan, mentor WH19 Racing School | Foto : IG

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakReynaldi Pradana Juara Umum Fast Corner Championship 2020 Dengan Seragam Baru
Artikulli tjetërAM Fadly Ternyata Masih Penasaran Balap Underbone 2 Tak
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013