Ban IRC Fasti Pro Jadi Senjata Topan Tercepat di QTT MP2

Ban IRC Fasti Pro Jadi Senjata Topan Tercepat di QTT MP2
Ban IRC Fasti Pro Jadi Senjata Topan Tercepat di QTT MP2
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Setelah di debut perdananya pada Motoprix Batam 2017 pekan lalu ban IRC Fasti Pro mampu kasih bukti dengan membawa Erwin Ridwansyah juarai kelas MP2, di seri  perdana Motoprix Region 2 Jawa di Purwokerto, ban ini juga kasih bukti lagi.

Rafid Topan, pembalap dari tim Yamaha Yamalube IRC KYT Syafina mampu menjadi yang tercepat di babak QTT kelas MP2. Topan mampu mencetak best time 42.078 di babak QTT yang berlangsung sore tadi, cek disini.

NHKhelm
Ban IRC Fasti Pro Jadi Senjata Topan Tercepat di QTT MP2
Topan dan ban IRC Fasti Pro

Meskipun ban IRC Fasti Pro sendiri ditujukan untuk trek basah, namun di trek kering ternyata ban ini mempunyai cengkeraman yang bagus juga di trek kering. Ini tentunya karena saat QTT tadi treknya kering.

“ Ban IRC Fasti Pro terbukti lagi disini (Purwokerto), Topan mampu jadi yang tercepat di QTT MP2. Meskipun treknya kering, namun IRC Fasti Pro yang seharusnya digunakan untuk trek basah bisa juga digunakan di trek kering, apalagi trek GOR Satria banyak kerikilnya, disini ban IRC Fasti Pro cukup andal juga, “ ujar Dodiyanto selaku Markerting Product Development PT. Gajah Tunggal Tbk yang merupakan produsen ban motor IRC dan Zeneos.

Dodiyanto bersama Kupret dan Haji Bien
IRC Juga Tercepat di Kelas Lainya

Selain di MP2 dimana pengguna ban IRC Fasti Pro mampu jadi yang tercepat di QTT, di kelas MP1, MP4 dan MP5 juga merupakan pengguna ban IRC. Namun Wilman Hammar yang tercepat di kelas MP1, lalu Daffa KP di kelas MP4 dan Mario SA di kelas MP5 menggunakan ban IRC Fasti 2.

“ Selain Topan, yang tercepat di MP1, MP4 dan MP5 juga pengguna ban IRC. Namun mereka menggunakan ban IRC Fasti 2,” tambah Dodiyanto. So, dengan ini berarti ban IRC Fasti memang sudah terbukti kualitasnya. | Luvo

 

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakHasil QTT Motoprix Purwokerto 2017
Artikulli tjetërKnalpot “Nyeleneh” mengantarkan Rafid Topan dan Dicky Ersa start posisi 1 & 2
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013