Red Bull Ingin Jadikan Tech 3 Seperti Toro Rosso, Berharap Lahirkan Talenta Muda

red-bull-ingin-jadikan-tech-3-seperti-toro-rosso-berharap-lahirkan-talenta-muda
Red Bull berharap Tech 3 bisa lahirkan talenta muda di MotoGP | Foto: autosport
Yamaha

BalapMotor.Net – Red Bull ternyata memiliki rencana jangka panjang dengan Tech 3. Red Bull berharap dengan mensponsori Tech 3 bakal meniru kesuksesan yang diraih oleh Toro Rosso dalam lahirkan talenta muda di MotoGP.

Tech 3 yang memutuskan hijrah ke KTM setelah berkolaborasi cukup lama Yamaha membuat tim harus berganti sponsor, tak lagi di support oleh Monster Energy. Red Bull akhirnya menjadi sponsor utama tim. Tak hanya soal sponsor yang baru, pembalapnya pun baru, Hafizh Syahrin dan Miguel Oliviera di plot jadi pembalap reguler tim.

KTM secara resmi juga meluncurkan RC16 dengan spesifikasi terbaru, tidak ada yang berubah dari livery tim pabrikan, uniknya tampilan lebih elegan justru ada di tim satelitnya, dimana Tech 3 tampil dengan warna yang cerah dan lebih segar, mirip dengan Toro Rosso di F1 meski tentunya masih kental dengan warna orange di bagian bodi motor.

Thomas Uberall selaku Manajer olahraga motor Red Bull sebuat kalau kesamaan warna antara Tech 3 dan Toro Rosso bukanlah kebetulan, melainkan ia berharap Tech 3 bisa melahirkan pembalap berbakat layaknya Toro Rosso di F1.

“Saya sangat senang berada di sana dengan dua tim MotoGP. Saya memiliki seseorang yang bertarung untuk podium, saya bisa katakan ini karena kami sudah melakukannya tahun lalu (di Valencia). Kami punya tim kedua, bertujuan untuk mengembangkan pembalap muda yang memulainya dari kelas terendah (Red Bull) Rookies Cup, Moto3 dan Moto2,” ucap CEO KTM, Stefan Pierer dikutip dari laman autosport.com.

“Mereka bisa memiliki langkah pertama mereka di MotoGP dengan kurangnya tekanan dari tim pabrikan. Ini benar-benar ingin kami lakukan. Kami sudah membuktikannya di roda empat, sekarang kami akan mengaplikasikannya di MotoGP. Semoga ini menjadi jaminan kesuksesan kami di masa depan, dan berharap bisa meraih gelar juara dunia pertama di kelas premier MotoGP,” tambahnya.

CEO KTM, Stefan Pierer targetkan pembalapnya finis di posisi 10 besar pada musim ketiganya turun di MotoGP. Musim lalu tim alami kesulitan, cedera menghambat Pol Espargaro yang tampil cukup menjanjikan di awal musim, sayang pada akhirnya harus absen di empat balapan. Namun, raihan podium ketiga di Valencia yang diraih Espargaro membuat posisi KTM naik, menggeser Aprilia di klasemen pabrikan.

“Ini sebuah program yang dibangun untuk lima tahun, kami ingin melihat podium nantinya. Untuk musim yang akan datang, saya ingin melihat peringkat satu digit. Saya pikir itu realistis. Tetapi kami adalah pemula, sedang mengumpulkan data, kami kehilangan semua pengalaman pesaing kami,” lanjut sang CEO. [DK]

SSS Racing GM-helm