Lika-Liku Nasib Remy Gardner, Kemanakah Musim Depan?

Remy Gardner harus rela tak balap di MotoGP lagi musim depan | Foto : MotoGP

BalapMotor.Net – Nasib kurang baik harus diterima oleh pembalap asal Australia Remy Gardner. Putra dari legenda MotoGP Wayne Gardner ini hanya bisa semusim saya bertarung di kelas premier MotoGP.

Musim depan (2023), Remy tidak mendapatkan tempat kembali di kelas premier MotoGP. Ini berbeda dengan rekan setimnya saat ini yaitu Raul Fernandez yang akhirnya mendapatkan tempat di WithU RNF Aprilia pada musim depan.

KTM Kecewa Dengan Pernyataan Remy
LENKA MiniGP SSS Racing

Hasil yang diraih oleh Remy Gardner sendiri tentunya menjadi alasan utama dirinya tidak diperpanjang oleh KTM. Sempat ditawarkan oleh KTM untuk kembali balap di Moto2 bersama tim Red Bull KTM Ajo, tetapi kesempatan tersebut batal gara-gara pernyataan dari Remy yang bikin KTM sakit hati.

Baca Juga : Tak Dapat Tempat di MotoGP Lagi, Remy Gardner Sedih dan Kecewa dengan Timnya

Pernyataan kekecewaan Remy terhadap KTM ternyata membuat KTM enggan memberikan kesempatan bagi Remy untuk tetap bersama mereka meski turun pada kategori Moto2. Ini tentunya membuat nasib Remy semakin tidak jelas.

Aksi Remy Gardner. | Foto : MotoGP

Beralih pada balapan WorldSBK menjadi salah satu jalan Remy agar tetap berada di Kejuaraan Dunia. Paco Sanchez selaku manajer Remy Gardner sendiri terus berusaha untuk melakukan PDKT kepada beberapa tim di WorldSBK.

Sebut saja Yamaha GRT yang memungkinkan jok kosong yang sebelumnya milik Garrett Gerloff dan Ducati yang sudah didekati oleh Paco Sanchez. Oh iya, Paco Sanchez sang manajer sendiri sebelumnya sempat mendapatkan kritik dari Wayne Gardner sang ayah dari Remy.

Remy Bela Sang Manajer Atas Kritikan Ayahnya

Wayne Gardner menganggap Paco Sanchez kurang sat-set dan membuat Remy tidak mendapatkan kontrak lanjutan bersama KTM. Mengenai ini, Remy Gardner sendiri justru membela sang manajer dibandingkan sang ayahnya.

Aksi Remy Gardner di pitlane | Foto : MotoGP

“Saya sangat menyesal atas apa yang dikatakan Wayne Gardner tentang manajer saya Paco Sanchez. Paco tidak bertanggung jawab atas perpisahan saya dari KTM. Saya memiliki keyakinan penuh pada profesionalisme dan kejujuannya. Kami akan menemukan proyek baru bersama dan terus menikmati olahraga yang sangat saya cintai ini,” ungkap Remy Gardner lewat Twitternya.

Remy Gardner sendiri merupakan pembalap berusia 24 tahun yang merupakan peraih gelar Juara Dunia Moto2 pada musim 2021 sebelum akhirnya mendapatkan promosi untuk tarung di kelas premier MotoGP. Selain nasib Remy yang tak lagi di MotoGP musim depan, Darryn Binder juga sama nasibnya.

GM-helm VND Racing PARD