Joan Mir Merasa Nyaman, MotoGP Dianggap Lebih Baik Ketimbang Moto2

joan-mir-merasa-nyaman-motogp-dianggap-lebih-baik-ketimbang-moto2
Mir merasa nyaman dengan motor MotoGP ketimbang Moto2 | Foto: autosport
Yamaha Bpro Racing

BalapMotor.Net – Joan Mir merasa nyaman dengan motor MotoGP dibandingkan dengan Moto2 usai menjalani tes pertamanya dengan Suzuki di Valencia lalu. Mir musim depan akan berlabel rookie di MotoGP, dan kiprahnya patut ditunggu.

Pembalap muda yang dimiliki Suzuki ini memiliki hasil tes yang cukup mengesankan dengan GSX-RR, dengan mencatatkan waktu tercepat ke-14 dan +0.460 lebih lambat dari rekan setimnya Alex Rins. Mir lebih lanjut mengatakan bahwa MotoGP dan Moto2 adalah dua hal yang berbeda, namun ia merasa bakatnya lebih pas untuk menggeber motor MotoGP ketimbang Moto2, dan ia akan membuktikan di musim pertamanya.

“MotoGP adalah racing bike, sementara Moto2 adalah road bike. Saya anggap Moto2 memiliki cara mengendarai yang aneh, berbeda dari yang lain semisal MotoGP atau Moto3. Dengan motor ini saya lebih menunjukkan betapa baiknya pengereman, perasaan saya dengan motor juga begitu baik,” kata Joan Mir.

“Sementara itu di Moto2 pengereman begitu sulit, padahal hal itu merupakan kekuatan yang saya punya, saya akan melebar dan tak bisa menggeber motor sehingga pada akhirnya saya harus berjuang. Tetapi pada akhirnya motor ini membantu debut saya di MotoGP menyenangkan. Saya tidak pernah ragu untuk hijrah ke MotoGP, tetapi meninggalkan Moto2 juga saya tidak menyesal,” tambahnya.

joan-mir-merasa-nyaman-motogp-dianggap-lebih-baik-ketimbang-moto2
Joan Mir merasa MotoGP lebih cocok dengan bakatnya | Foto: autosport

Mir sendiri terkejut dengan hasil tes pasca-musim di Valencia yang berlangsung selama dua hari, dirinya mampu tampil kompetitif, mampu terus mempertajam catatan waktunya. Sang rookie merasa senang, karena ia memiliki kecepatan yang baik.

“Masih ada jarak dan saya pikir saya bisa menjadi jauh lebih baik lagi. Kami telah melakukan segalanya dengan intens, sampai tak ada lagi ban yang tersisa. Pada hari Selasa saya katakan bahwa saya ingin berjarak dibawah satu detik dan pada akhirnya saya melakukan itu. Kami memiliki kecepatan yang baik, itulah yang paling saya sukai dalam tes,” papar Mir.

Pada race pertamanya nanti di Qatar yang berlangsung Maret tahun depan, Mir tak mau pasang target tinggi, ia hanya targetkan finis di posis 20 besar, kemudian setelah itu targetnya adalah memangkas jarak dengan pembalap terdepan, sebelum akhirnya ia akan targetkan untuk bisa naik podium bahkan meraih kemenangan. [DK]

SSS Racing GM-helm