BalapMotor.Net – Nama Mevans Sanggramawijaya sudah lama dikenal publik motocross Tanah Air. Crosser dengan nomor #168 ini identik dengan berbagai inovasi dan gebrakan yang sempat mengangkat gengsi event motocross nasional. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, sosoknya memang jarang terlihat kembali di lintasan.
Kondisi tersebut memunculkan beragam spekulasi di kalangan pecinta motocross. Sejak Mevans tak lagi aktif turun langsung, kemasan event motocross dinilai tak lagi se-“extraordinary” sebelumnya. Meski begitu, absennya Mevans dari sirkuit ternyata bukan tanpa alasan.
Khotib Mubarok, Manager 168 Trans AKAP, mengungkapkan bahwa Mevans tengah menyiapkan langkah besar di sektor bisnis.
“Pak Mevans memang sosok yang sulit ditebak. Saat ini beliau sedang fokus menyiapkan pengembangan bisnis Nurhikmah Putra Jaya Group yang cukup pesat di wilayah Pemalang,” jelasnya.
Gaya berpikir Mevans Sanggramawijaya dikenal out of the box. Sejumlah keputusan yang awalnya dianggap mustahil, justru berhasil direalisasikan. Salah satu contoh paling nyata adalah pengoperasian bus double decker di jalur ekstrem lereng Gunung Slamet.
Dua tahun lalu, banyak pihak meragukan bus bertingkat bisa beroperasi aman di jalur tersebut. Namun melalui kajian teknis dan observasi tanpa kompromi, Mevans membuktikan hal itu bisa diwujudkan. Tujuannya jelas, membuka akses dan mendukung pergerakan ekonomi lokal serta pariwisata kawasan lereng Gunung Slamet.
Belum lama ini, dua unit bus double decker 168 Trans resmi diperkenalkan lewat show off rute terbaru, yang turut dihadiri langsung oleh Mevans Sanggramawijaya. Armada tersebut menggunakan basis Scania K450CB asal Swedia, dengan transmisi Opticruise 12 percepatan, fitur Hill Hold, serta Electronic Braking System (EBS), yang dirancang khusus untuk menghadapi medan ekstrem.

Langkah ini sekaligus menjadikan 168 Trans sebagai salah satu operator bus double decker pertama yang berani melintasi jalur pegunungan seperti kawasan Belik, Pemalang, dengan panorama alam yang kerap disamakan dengan pegunungan Eropa.
“Tingginya minat pasar membuat Pak Mevans kembali memesan delapan unit bus double decker tambahan. Nantinya bisa untuk armada AKAP, pariwisata, atau rute baru yang sedang dipersiapkan,” ungkap Febrian Ragil Wibowo, Manager 168 Trans Pariwisata.
Febrian juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya intens melakukan riset chassis dan fitur terbaru di karoseri Adiputro, Malang, guna menjaga kualitas layanan armada 168 Trans Pariwisata. “Segmen pasar kami sudah terbentuk. Kami berani bersaing dari sisi fitur layanan, performa armada, hingga harga. Dampaknya, order rental meningkat signifikan tiap semester,” tambahnya.
Awal tahun 2026 menjadi fase penting pengembangan bisnis Nurhikmah Putra Jaya Group. Di bawah arahan Mevans Sanggramawijaya, perusahaan mulai merambah industri elektronik, mencakup segmen perkantoran, pendidikan, industri kreatif, hingga lifestyle.
Transformasi pun terjadi, dari yang sebelumnya distributor berbagai merek hardware, kini berkembang menjadi flagship hardware nasional dengan legalitas pabrik serta sistem produksi mandiri.
Langkah-langkah tersebut sekaligus menjawab pertanyaan publik terkait minimnya aktivitas 168 Sport Center, baik untuk private training, kejuaraan motocross, maupun sepak bola. Fokus Mevans kini terbagi pada sektor lain yang dinilai lebih strategis.
Salah satunya adalah pengembangan 168 Farm di Pemalang, yang bergerak di bidang peternakan ayam pedaging dan petelur untuk memenuhi distribusi pasar wilayah karesidenan pelat R.
“Meningkatnya serapan tenaga kerja di 168 Farm menjadi salah satu skala prioritas Pak Mevans. Tujuannya mendorong pemerataan ekonomi masyarakat sekitar,” jelas Jamiel, Manager 168 Farm.
Menariknya, motor Husqvarna Enduro bernomor #168 yang dulu identik dengan lintasan balap, kini difungsikan sebagai kendaraan operasional di area peternakan.
Proses pengembangan bisnis Mevans Sanggramawijaya berjalan relatif senyap, namun terukur. Sebuah fase baru yang menunjukkan fokus pada keberlanjutan usaha dan dampak ekonomi jangka panjang, tanpa harus selalu tampil di pusat sorotan sirkuit balap. (rls)







































































