Motoprix 2015 : Riset Injeksi ART Jogja Mulai Ketemu, Tunggu Perlawananya

Wawan Hermanan
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Riset injeksi di Motoprix pada tahun 2015 ini memang sedang jadi topik yang hangat untuk dibicarakan. Anjuran dari pabrikan untuk tim agar menurunkan kuda besi injeksi tentunya membuat tim berlomba-lomba untuk meriset agar kuda besi injeksi bisa melawan motor karbu.

Tim Astra Motor Racing Team Jogjakarta ( ART Jogja ) merupakan salah satu tim yang fokus untuk meriset injeksi dari Honda Blade 125F1. Dengan tuner Mithayanto atau Antok Fast Tech, sejak seri perdana MP sampai MP seri 5 di Jogja kemarin sudah menurunkan kuda besi injeksi yang digeber oleh Wawan Hermawan.

NHKhelm
Slamet Suroto, Manajer tim ART Jogja
Slamet Suroto, Manajer tim ART Jogja

Dan untuk saat ini riset dari tim ART Jogja ini sudah mengalami proggres yang bagus, dan tinggal menunggu kuda besi injeksinya bisa maju didepan. ” Saat ini untuk riset mesin injeksi kita sepertinya kita sudah dapat setingan optimal, hanya saja rider kita belum mendapatkan setingan yang tepat untuk bertarung di trek Maguwoharjo ini. ” tutur Slamet Suroto selaku manajer dari tim ini.

Antok Fasttech sang tuner juga mempunyai pendapat yang demikian, Antok kini sudah mulai mengerti apa yang harus dilakukan untuk menseting injeksinya. Setelah mengerti bagaimana menseting ECU Injeksinya, kini Antok akan fokus untuk mengencangkan mesinya.

” Saat ini saya sudah mulai mengerti bagaimana menyeting ECU injeksi, setelah ini saya akan fokus untuk memperkencang mesinya. Karena jika kita belum bisa menyeting ECU dan perangkat injeksinya terus memperkencang mesinya, pasti bakalan tidak jalan risetnya. ” tambah Antok yang ditemui di paddock MP Jogja. Kita tunggu saja perlawanan dari tim ART Jogja di Motoprix Serang. [ luvo ]

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakSosok Mekanik Lokal Rasa Pabrikan Yang Bawa Aditya Anugrah Acak-Acak Pemula Jawa
Artikulli tjetërARRC Sentul 2015 Kelas Supersport : Indonesia Harus Lebih Baik Di Kandang
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013