BalapMotor.Net – Dunia motor 2-tak Tanah Air kembali dihangatkan dengan hadirnya unit Yamaha 125Z Kuning Putih tahun 2000 yang ditawarkan oleh YR2Stroke Restoration & Modification, bengkel spesialis 2-tak milik Yudistira Rachman yang bermarkas di Karanganyar, Jawa Tengah. Bukan sekadar motor lawas, unit ini merupakan rilisan awal Yamaha 125Z berkode 5BU, generasi pertama yang kini punya nilai sejarah dan koleksi tinggi.
Yamaha 125Z sendiri dikenal sebagai salah satu ikon underbone 2-tak paling legendaris di Indonesia. Menariknya, warna kuning yang dulu kurang diminati justru kini menjadi buruan kolektor. Perubahan gaya hidup dan selera membuat warna mencolok, nyentrik, dan berbeda seperti ini memiliki daya tarik tersendiri. Terlebih, unit yang satu ini masih mengusung warna asli kuning dan telah melalui proses full restoration luar dan dalam dengan standar detail tinggi.
“Kalau ngomongin motor 2-tak legendaris di Indonesia, nama Yamaha 125Z pasti nggak pernah absen. Dan unit ini adalah rilisan awal saat Yamaha Indonesia resmi memasarkan 125Z, bisa dibilang generasi pertama yang punya nilai sejarah tinggi,” ungkap Yudistira Rachman. Ia menegaskan bahwa restorasi dilakukan tidak sekadar rapi, namun mengedepankan presisi, dengan penggunaan parts accessories ternama tanpa meninggalkan komponen original di titik-titik krusial.
Dari sisi legalitas, unit ini tergolong sangat istimewa. Mengusung status full paper 5BU, motor ini dilengkapi STNK, BPKB, hingga faktur, dengan nomor mesin dan rangka yang akur. Pajak aktif, plat DK Bali, dan masa berlaku hingga 2028 semakin mempertegas bahwa motor ini bukan hanya pajangan, tetapi siap dimiliki secara sah dan aman.
Masuk ke sektor teknis, spesifikasi Yamaha 125Z ini terbilang kelas atas. Mesin menggunakan blok OS 100 Seri Y Japan dengan sentuhan porting polish, dipadukan chamber SRS bluemoon titanium color serta detail silikon SRS carbon dan baut titanium. Kaki-kaki juga tak main-main, mulai dari velg Daytona GP Wheel Japan original, shock belakang Öhlins original, hingga sistem pengereman premium seperti kaliper Brembo radial monobloc M4 P32 di depan dan Brembo axial 2P di belakang, lengkap dengan piringan floating Mutakin 300 mm.
“Yamaha 125Z ini terkenal sangat potensial untuk dibuat kencang. Basisnya kuat, karakternya buas, tinggal tangan yang tepat untuk mengeluarkan performa maksimalnya,” tambah Yudistira. Menurutnya, unit ini bukan sekadar motor tua, melainkan investasi dan ikon 2-tak yang tidak akan kehilangan nilai maupun gengsi.
Dengan kondisi langka, full restorasi, spesifikasi premium, serta kelengkapan surat lengkap, Yamaha 125Z Kuning Putih 2000 ini ditawarkan dengan harga Rp 245 juta (nego). Sebuah angka yang sepadan bagi pecinta dan kolektor 2-tak sejati yang paham bahwa motor seperti ini bukan hanya soal kendaraan, melainkan sejarah yang hidup. (**)
















































































