Konsumsi BBM Honda Beat Capai 87,1 Km/L Saat Uji Irit di Jawa Tengah

GM-helm

BalapMotor.Net Astra Motor Jawa Tengah selaku Main Dealer sepeda motor Honda mengadakan kegiatan Uji Irit Beat Series. Bersama Paguyuban Honda Semarang (PHaS) dari Semarang menuju Pulau Tiban di Kabupaten Kendal (1/12). Dari hasil uji irit kali ini, dicatatkan bahwa pemakaian konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) All New Honda Beat bisa mencapai 87,1 Km/L.

Kepala Wilayah Astra Motor Jateng Yohanes Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuktikan sekali lagi bahwa varian Beat masih menjadi sepeda motor matik paling irit di kelasnya.

“Hasil menunjukkan angka yang cukup fantastis, dengan pengembangan yang dilakukan AHM, All New Beat pun mempunyai konsumsi bahan bakar yang sangat irit. Tentunya konsumen Beat bisa jadi menghemat, karena motornya irit,” lanjut Kurniawan.

Konsumsi BBM Honda Beat Capai 87,1 Km/L Saat Uji Irit di Jawa Tengah
Konsumsi BBM Honda Beat Capai 87,1 Km/L Saat Uji Irit di Jawa Tengah

Menempuh perjalanan selama 3,5 Jam, keluar sebagai pemenang adalah Ardian Pramudya dengan menggunakan All New Beat Sporty berhasil menjadi yang paling irit. Menggunakan metode penghitungan Full to Full, sepeda motor yang ditunggangi Ardian menghabiskan bahan bakar 1 Liter selama perjalanan dengan jarak tempuh 87,1 Km.

Technical Service Supervisor Astra Motor Jateng Ismanto Putro mengatakan bahwa metode yang diggunakan untuk menghitung adalah dengan menggunakan teknik Full To Full, dimana tangki motor diisi penuh pada saat start dan finish. Ia menjelaskan pengisian BBM pada saat finish bertujuan untuk mengetahui total konsumsi bahan bakarnya.

“Konsumsi bahan bakar dari perhitungan pengisan BBM pada saat finish merupakan total yang digunakan. Rumusnya adalah jarak tempuh per berapa liter yang digunakan. Pemenang Ardian menghabiskan 1 Liter dalam jarak tempuh 87,1 Km yang berarti konsumsi bahan bakarnya menjadi 87,1 Km/L,” lanjut Putro.

Ditanyakan pada tititk finish, Ardian selaku pemenang Uji Irit Beat Series mengatakan bahwa selama perjalanan dirinya menjaga secara konsisten bukaan gas dari motor yang ditunggangi. “Kecepatan selama perjalanan ya kurang lebih 30-40 Km/Jam, bukaan gas konstan sehingga mungkin bisa jadi lebih irit,” lanjut Ardian. [rls]

SSS Racing