Profil Dicky GA : Joki Yang Tak Pernah Balapan Liar, Terus Menohok di 2017

Profil Dicky GA : Joki Yang Tak Pernah Balapan Liar, Terus Menohok di 2017
Dicky Galih Ardiansyah

BalapMotor.Net- Nama Dicky Galih Ardiansyah (GA) di musim balap 2017 memang cukup menanjak di arena kebut lurus 201 tanah air. Pembalap asal Temanggung, Jawa Tengah ini mampu memberikan kejutan dengan menjadi juara di beberapa event nasional seperti Kejurnas Drag Bike, TPM serta IDC.

Dicky terlihat mampu menyabet juara di banyak kelas pada Kejurnas seri 1 di Kebumen, serta seri 2 di Cimahi. Lalu di Kawahara IRC IDC 2017 seri 3 di Sukoharjo yang berlangsung kemarin, Dicky juga mampu jadi juara di kelas bebek 4T Tu 130cc.

Dengan bergabung di tim V-Reinz Bali Queen yang jika di Kejurnas dan TPM disupport penuh oleh Pertamax Racing, Dicky GA mampu menonjol di beberapa kelas utama. Sebelumnya Dicky GA sendiri tidak tergabung di salah satu tim besar.

Dicky GA saat juara di Kejurnas Drag Bike Cimahi 2017
SSS Racing

Tentunya dengan bergabungnya di tim tersebut, Dicky GA mampu membuktikan talentanya. ” Tahun ini saya tergabung di tim V-Reinz Bali Queen yang merupakan tim besar. Sebelumnya saya hanya tergabung di tim yang hanya fokus di beberapa kelas saja. Ini merupakan kesempatan saya untuk mencapai prestasi terbaik,” ujar Dicky GA yang saat ini berusia 19 tahun.

Berbicara mengenai karier balap Dicky GA, memang cukup lucu karena di daerahnya yaitu Temanggung sangat jarang ditemui jalanan lurus. Ini tentunya karena di Temanggung kontur alamnya adalah pegunungan, jadi jangan heran kalau di Temanggung sendiri olahraga yang paling populer adalah trail adventure, motocross dan juga grasstrack.

Jelang Kawahara IRC IDC (Sukoharjo): Waspada, Ninja TU V-Reinz Beri Sinyal Bahaya
Dicky GA (Temanggung)
Tidak Pernah Balapan Liar

Mengawali karier mulai 2015, Dicky GA lansung belajar di event resmi. Jadi Dicky GA berbeda dengan pembalap lainnya yang sebagian besar awalnya dari balapan liar yang memang masih ngetren di Indonesia.

“Saya belum pernah balap liar seumur hidup saya. Saya langsung ikut di event resmi sejak 2015 lalu. Meskipun di daerah saya jarang dijumpai jalanan lurus untuk latihan, tetapi saya tetap semangat karena saya yakin saya bisa,” terang Dicky GA.

Mengenai alasan mengapa tidak mau ikut balap liar, Dicky beranggapan bahwa balapan liar sangat membahayakan. ” Berbahaya kalau balap liar mas, mendingan di resmi kalau berprestasi bisa dapat apresiasi,” ujar Dicky GA. Apakah Dicky GA mampu terus menunjukan prestasi terbaiknya di musim ini, kita tunggu saja. | Luvo

GM-helm PARD