Aldiaz Aqsal Ismaya, Pembalap 15 Tahun Asal Lombok NTB Yang Mengejar Mimpi di Jawa

Aldiaz Aqsal Ismaya, Pembalap 15 Tahun Asal Lombok NTB Yang Mengejar Mimpi di Jawa
Aldiaz Aqsal Ismaya, akan tetap di BKMS
Yamaha

BalapMotor.Net– Nama Aldiaz Aqsal Ismaya mungkin belum terlalu dikenal oleh pecinta balap di Indonesia. Bocah kelahiran Lombok, NTB ini merupakan salah satu pembalap luar jawa yang di dua musim ini aktif balap di region 2 Jawa.

Region 2 Jawa tentunya merupakan region dimana para pembalap terbaik di Indonesia bertarung menunjukan talentanya. Nah, Aldiaz sendiri merupakan perwakilan dari NTB yang ikut meniti karier di Jawa.

Talenta dari Aldiaz yang lahir pada 6 September 2002 (15tahun) sendiri ditemukan oleh Chafid Putra yang merupakan owner dari tim Semoga Abadi. Aldiaz yang sudah mulai balap grasstrack sejak berusia 10 tahun dilihat talentanya saat mencoba road race di 2016 lalu.

Motoprix Tasikmalaya 2017 : Akhirnya Tim Honda Golden Tunjukan Kembali Taringnya
Podium MP5 Motorprix Tasikmalaya 2017, M Hildan, Adenanta dan Aldiaz

Chafid Putra lantas membawa Aldiaz untuk balap di Jawa bersama tim Semoga Abadi Zyrof47 yang saat itu diperkuat oleh Faisal Baharudin di kelas pemula A. Meskipun tergolong baru, namun Aldiaz mampu menunjukan talentanya dengan mampu beberapa kali naik podium di 2016.

Untuk di musim 2017 ini sendiri, Aldiaz direkrut oleh tim balap asal Blitar, Jawa Timur yaitu tim Yamaha Armada Padora BKMS NHK FDR Eka Jaya MBKW2. Aldiaz mampu tampil apik juga di musim ini dengan mampu beberapa kali naik podium di Motorprix dan juga Yamaha Cup Race (YCR) kelas MP5.

Mimpi Aldiaz Aqsal Ismaya, Pembalap 15 Tahun Asal Lombok NTB Yang Mengejar Mimpi di Jawa
Mimpi Aldiaz Aqsal Ismaya, Pembalap 15 Tahun Asal Lombok NTB Yang Mengejar Mimpi di Jawa

“Saya melihat talentanya ketika dia berlatih di sirkuit Selagalas (Lombok). Saya lantas membawa dia balap di Jawa bersama tim saya saat itu yaitu tim Semoga Abadi Zyrof47. Dia mampu mendapatkan hasil yang bagus meskipun tergolong baru membalap, makanya dia bisa direkrut oleh tim Yamaha BKMS,” terang Chafid Putra.

Saat ini sendiri, Aldiaz masih menetap di Lombok. Jadi jika akan ada balapan anak dari pasangan Imam Hanafi dan Mien Ismayani terbang ke Jawa. Namun di musim depan Aldiaz akan menetap di Jawa, tentunya agar bisa lebih maksimal.

“Tahun ini masih pulang ke Lombok karena sekolah mas. Tahun depan rencananya baru menetap di Jawa agar bisa lebih fokus di balap,” ujar Aldiaz yang saat ini bersekolah di SMA N2 Mataram, NTT.

Aldiaz Aqsal Ismaya, Pembalap 15 Tahun Asal Lombok NTB Yang Mengejar Mimpi di Jawa
Aldiaz Aqsal bersama Chafid Putra (kanan) | Foto : Yogie

Tahun Depan Menetap di Jawa

Ternyata juga nih, Aldiaz di musim depan bakalan menetap di Tulungagung, Jawa Timur. Aldiaz bakalan tinggal satu rumah dengan Faisal Baharudin dan tentunya akan ikut berlatih bersama juara MP1 Motorprix Wonosari minggu lalu ini.

“Aldiaz akan tinggal di Tulungagung mas, dia akan tinggal bersama Faisal Baharudin. Ini tentunya agar Aldiaz ada yg ngawasain dan juga bisa berlatih bersama Faisal biar tidak ketinggalan dengan anak-anak lainnya.” terang Chafid Putra.|Luvo

SSS Racing GM-helm