Pembuktian Bj Komo! Bengkel Desa Tunjukkan Eksistensi Juara

LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Dunia drag bike kembali diramaikan dengan penampilan memukau dari tim BjKomo, garapan mekanik muda berbakat Fathur, yang akrab disapa Komo. Berasal dari Desa Tambak Merang, Girimarto, Wonogiri, tim ini berhasil mencuri perhatian pada ajang bergengsi Black Drag Bike yang digelar di Purwokerto, pekan lalu (11/10).

Meski tampil dengan formasi sederhana dan menggunakan motor spek lama, tim BjKomo membuktikan bahwa determinasi dan racikan tepat masih bisa bersaing di tengah derasnya arus regulasi bahan bakar baru dan teknologi head-up spek terbaru.

NHKhelm

Di kelas Bebek 150 Mix, nama Nanda Kotak keluar sebagai pencatat waktu tercepat, menorehkan 7,5 detik, meski lintasan dalam kondisi basah usai diguyur hujan. Dua rider lainnya, Gilang Delima dan Yoga Kleco, juga berhasil mengamankan podium ke-3 dan ke-5.

Sebuah prestasi yang makin mengukuhkan reputasi BjKomo di arena balap. “Padahal ini motor spek lama, tapi ternyata masih bisa bersaing di tengah motor-motor baru. Bisa dibilang motor hoki,” ujar Komo sembari tersenyum.

Tak hanya itu, di kelas Sleep 200, tim ini kembali unjuk gigi lewat Octho Zalfa dan Didit Ra, yang berhasil finis di posisi ke-2 dan ke-3. Waktu tempuh mereka bahkan hanya terpaut 0,001 detik dari posisi pertama. Sebuah pencapaian luar biasa, mengingat motor yang digunakan masih dalam tahap riset.

Untuk Sleep 200, kita masih cari settingan yang nyaman. Ini mesin baru, jadi butuh adaptasi. Tapi sebelumnya sempat tembus ET 6.9xx di event IDC Rookie Wonosari,” jelas Komo.

Ekka Prasetya, selaku pemilik tim Prince Sagar KT, menyatakan optimisme tinggi terhadap pengembangan motor ini. Sayangnya, cuaca kurang bersahabat di hari perlombaan sempat menghambat potensi performa maksimal.

Dalam hal regulasi bahan bakar, kedua motor masih menggunakan campuran VP + Bensol (RON 100), sesuai standar sebelumnya. Namun, kekuatan utama dari motor-motor BjKomo terletak pada sistem pengapian yang berbeda dari kebanyakan tim lain.

Kita riset pengapian pakai full AbTech, karburator 18RG, dan knalpot FanTerra sesuai request kami. Sementara part mesin, gear, dan rantai kita percayakan ke MCR Part karena terbukti ringan dan kuat, sehingga akselerasi lebih responsif dan speed makin maksimal,” tutup Komo.

Penampilan konsisten dan penuh kejutan dari tim BjKomo menjadi bukti bahwa bengkel desa pun mampu bersaing di kancah nasional, selama didukung semangat juang, riset matang, dan kekompakan tim yang solid. Jos! (**)

VND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakJadwal Final WorldSBK & WorldSSP Jerez 2025 dalam WIB
Artikulli tjetërJos Jis! Sleep Egine 155 Limousin Cendol Dawet Sikat 4 Podium, Cetak 7.6 Detik