Yamaha Sunday Race 2017 Seri 1 : Tidak Hanya Jadi Juara, Rey Ratukore Juga Catatkan Sejarah

Yamaha Sunday Race 2017 Seri 1 : Tidak Hanya Jadi Juara, Rey Ratukore Juga Catatkan Sejarah
Tidak Hanya Jadi Juara, Rey Ratukore Juga Catatkan Sejarah

BalapMotor.Net – Selain menjadi juara di race R25 Pro Rider, ternyata Rey Ratukore juga mampu mencatatkan sejarah. Pembalap dari tim Yamaha Yamalube RRS TDR Gandasari Laturama WR Battery yang merupakan tim pribadinya ini memecahkan rekor best time Yamaha Sunday Race (YSR) setelah menggunakan regulasi baru.

Di saat race, pembalap yang asli NTT ini mampu menorehkan catatan waktu 1 menit 44,208 detik. Padahal, Rey saat race bermain sendirian atau tanpa adanya slip stream dengan pembalap lainnya. Memang setelah regulasi disamakan dengan regulasi di Kejurnas IRS kelas sport 250, para pembalap masih sulit mencetak 1 menit 44 detik kecil.

“Puji Tuhan, saya ucapkan terimakasih untuk race kali ini bisa podium pertama. Sudah 2 tahun saya tidak bergabng di balap lokal. Terimakasih untuk tim RRS yang juga tim saya sendiri, kemudian Racetech dan teman-teman yang mensupport saya,” tutur Rey Ratukore yang sudah dua tahun ini fokus di balap asia bersama tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) ini.

Yamaha Sunday Race 2017 Seri 1 : Tidak Hanya Jadi Juara, Rey Ratukore Juga Catatkan Sejarah
Rey Ratukore bersama Ludi Latif sang manajer tim
Mampu Bermain di 1 Menit 42 Detikan
SSS Racing

Mengenai rekor time, sebenarnya di saat pemanasan atau warmup, Rey sempat mencatatkan time 1 menit 43,5 detik. Nah untuk race sendiri Rey memang berusaha untuk menjaga daya tahan mesin. Kita semua tahu kan, kalau dibalapan itu yang terpenting adalah finish, bukan raih best time, hehehe.

Membahas lagi mengenai potensi Yamaha YZF-R25 di Sentul, ternyata motor yang digarap oleh Leon Chandra dari Racetech mampu bermain di angka 1 menit 42 detikan. “Sehubungan riset R25, masih belum optimal. Kita bisa bermain di 1 menit 42 detik. Ini mesinnya belum di repair, juga Horse Power (HP) sengaja saya turunkan untuk dayatahan,” tukas Leon Chandra. | Luvo

GM-helm PARD