Yamaha Sunday Race 2016 Seri 2, Kembalinya Sang Dewa Road Race, Juarai Kelas Sport 250 Pro

BalapMotor.Net – Setelah di seri 1 Yamaha Sunday Race 2016, Hendriansyah hanya finish di posisi ke-19 kelas sport 250cc, nah di seri 2 yang berlangsung tadi (24/4) ternyata Hendriansyah mampu bangkit dan bisa jadi juara. Sang dewa road race yang tergabung di tim Yamaha Yamalube Nissin KYT FDR HRP RT mampu juara setelah 2 pembalap didepanya yaitu Wilman Hammar dan Janoear Adhetrio melebar di tikungan terakhir lap terakhir. Perlu diketahui bahwa Hendri start dari grid ke-9 di race kali ini.

Sebelumnya Wilman Hammar yang tergabung di tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera dan Janoer Adhetrio dari tim Sidrap BAF Akai Jaya Ft MBKW2 memimpin di beberapa lap sebelum finish. Namun Janoer Deden terlalu memaksakan diri saat masuk di tikungan terakhir sehingga dirinya melebar dengan membawa Wilman Hammar melebar juga. Dengan melebarnya mereka ini yang membuat Hendriansyah sang dewa road race mampu mendekat dan finish lebih cepat 0,014 detik dari Wilman Hammar dan 0,017 detik dari Janoear.

Finish race 250 Pro,tipis sekali | foto : Heri Oxs
Finish race 250 Pro,tipis sekali | foto : Heri Oxs
LENKA MiniGP SSS Racing

” Saat di R terakhir Janoear memaksa masuk dan membuat kita berdua melebar. Padahal saat itu kita berdua sudah cukup meninggalkan yang lainya. ” tutur Wilman Hammar yang juga diakui oleh Janoear Adhetrio yang sama-sama asli pulau Sulawesi ini.

Kembali membahas sang dewa road race Hendriansyah, di tahun ini Hendriansyah meggunakan motor Yamaha R25 dan R15 hasil karya dari mekaniknya sendiri yaitu Parjo, dan berbeda dari di tahun lalu. Tahun lalu Hendri menggunakan motor dari BRT, jadi bukan ganti tim loh. Itu ternyata yang membuat Hendriansyah di awal musim ini tidak bisa langsung bersinar. Nah di seri 2 kali ini, Hendri mengaku bahwa setingan motornya sudah mulai ketemu dan terbukti bisa langsung menohok jadi juara di seri 2 kali ini.

Podium Race 250 Yamaha Sunday Race
Podium Race 250 Yamaha Sunday Race

” Di tahun ini saya tidak lagi menggunakan motor tahun lalu, kali ini murni garapan mekanik sendiri. Di seri 2 ini motor sudah menemukan setingan yang lebih baik, dan saya juga sudah menemukan ritme dengan motor ini. ” tutur Hendriansyah yang pernah dikontrak tim asal China untuk balap di kelas supersport 600cc ARRC di awal 2000an ini.

Dengan hasil di race ini, Wilman Hammar menjadi pembalap yang memiliki poin tertinggi dengan mengantongi poin 45 poin disusul oleh Fitriansyah Kete dari tim Kheevalindo Waloja Kayaba KYT dengan poin 34. Pastinya di seri final YSR yang rencanya akan digelar pada 28-29 mei 2016 bakalan seru habis nih. [ luvo ]

APRILIA GM-helm VND Racing PARD