Yamaha Cup Race ( YCR ) Cirebon : Strategi Taklukan Trek Lurus

Trek lurus panjang namun tidak lurus banget

BalapMotor.Net – Sirkuit dadakan komplek Pemda Sumber Kabupaten Cirebon yang jadi tempat digelarnya seri ke-6 Yamaha Cup Race (YCR) ternyata memberikan banyak tantangan untuk para peserta.Sebanyak 149 starter harus mampu menaklukan karakter sirkuit yang mempunyai trek lurus panjang ini.

Trek lurus dengan panjang kurang lebih 250 meter ini menjadi tantangan tersediri bagi para mekanik agar menseting motor bisa melaju lebih cepat. Namun disamping itu di trek searah jarum jam dengan panjang total 1 km ini karakter di 8 tikunganya lebih cenderung ke patah-patah. Jadi para peserta dipastikan bakalan ditantang untuk mencari setingan yang tepat terutama pada setingan gir.

Trek lurus panjang dipadu tikungan patah, jadi tantangan tersendiri
Trek lurus panjang dipadu tikungan patah, jadi tantangan tersendiri

Mletis mekanik dari tim Yamaha Yamalube TDR KYT IRC Trijaya yang menggawangi Awhin Sanjaya ternyata masih menganggap trek ini sebagai trek cepat. Mekanik yang mengantarkan Awhin jadi yang tercepat di YCR3 dan kedua di YCR4 ini menggunakan perbandingan gir yang berbeda dibandingkan seri MP atau YCR sebelumnya. ” Untuk karakter dari trek ini, saya pikir lebih condong ke high speed. Jadi saya menggunakan perbandingan gir 13:42 dan baru kali ini saya menggunakan perbandingan ini di balapan MP atau YCR di musim ini. ” umbar Haris Sakty Mletis.

Mletis
Mletis
SSS Racing

Hal yang sama juga dikatakan oleh Widya Krida Laksana alias Gendut. Mekanik dari tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera ini juga merasa trek ini membutuhkan pacuan yang bertenaga di menengah keatas.Gendut yang mampu membawa Dicky Ersa tercepat di YCR4 dan Syahrul Amin tercepat di YCR1 ini mengaplikasi perbandingan gir 14:45.

” Kalau menurut saya ini trek cepat mas, jadi tenaga menengah keatas sangat dibutuhkan disini. ” tutur Gendut yang saat di IRRC Tasik minggu lalu berulang tahun ini.

Widya Krida Laksana alias Gendut
Widya Krida Laksana alias Gendut

Selain strategi mekanik untuk menaklukan trek lurus di sirkuit ini, para pembalap juga mempunyai ajuan khusus. Di trek lurus yang tidak benar-benar lurus dan agak naik turun ini ada beberapa pembalap yang mempunyai line khusus. Syahrul Amin contohnya, pembalap asal Papua Barat ini seperti meluruskan motornya di trek lurus yang agak berbelok ini, hal tersebut sempat menggegerkan para kru di pinggir lintasan yang lantas menyuruh pembalapnya untuk melakukan hal yang sama.

Sebenarnya sebelum Syahrul Amin melakukan hal tersebut, M. Erfin di kelas pemula, lalu ada Tommy R Orlando yang membalap untuk tim Yamaha Yamalube Putra Anugrah NHK KYB FDR Excell Ardians juga melakukan hal ini. Bahkan Aldhilla ED rekan setim Tommy R Orlando bisa juga menjadi yang tercepat di YCR2 juga melewati trek lurus ini dengan line tersebut.

” Di trek lurus saya ambil line tersebut karena power motor bisa tertolong di jalur yang sedikit menurun. Yang penting badan condong kedepan. ” tutur Syahrul Amin yang merupakan pembalap dari tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera ini. [ luvo ]

Syahrul Amin
Syahrul Amin
GM-helm PARD