Wahyu Nugroho, Bocah 13 Tahun Ini Menjadi Ancaman Setelah Sempat Memimpin & Cetak Fastest Lap di Race 2

Aksi Wahyu Nugroho (89)

BalapMotor.Net – Setelah resmi bergabung bersama tim Yamaha Yamalube NHK IRC DID Nissin NGK Bahtera, Wahyu Nugroho diberikan kesempatan untuk terjun dalam gelaran Kejurnas Indospeed Race Series (IRS).

Wahyu yang merupakan freestyler cilik dan adik kandung dari Wawan Tembong ini turun full series Kejurnas IRS kelas Kejurnas Sport 150cc. Ini tentu saja menjadi sebuah peluang untuk Wahyu menapaki karier di dunia balap.

LENKA MiniGP SSS Racing

Mengingat usianya yang masih sangat muda yaitu baru masuk 13 tahun (5 Januari 2005), tentunya jalan kedepan masih cukup jauh. Namun, saat putaran perdana Kejurnas IRS yang berlangsung akhir pekan lalu (17-18/3), Wahyu langsung menunjukan sinarnya.

Wahyu Nugroho saat meminta arahan dari Dedy Fermadi sang mentor

Meskipu  akhirnya terjatuh dan gagal finish, namun Wahyu mampu menjadi fastets lap pada balapan tadi. Bocah yang biasa bermain dengan Yamaha R25 untuk freestyle ini mencetak time 1 menit 49.530 detik.

“Masih perlu banyak latihan balap sport mas. Tadi sempat memimpin sayangnya saya terjatuh. Saya terlalu fokus ingin tinggal jauh lawan, eh pas nikung ban depan hilang grip dan jatuh, hehehe. Kedepannya saya akan berusaha untuk lebih baik lagi,” ujar Wahyu Nugroho yang asli Boyolali, Jawa Tengah ini.

Tim Yamaha Bahtera Racing, Iman Micko, Gendut GDT, Wahyu Nugroho, Novi Endaryono, dan Wilman Hammar

Hasil yang diraih oleh Wahyu pada putaran perdana Kejurnas IRS 2018 ini juga membuat Novi Endaryono selaku komandan tim Yamaha Yamalube NHK IRC DID Nissin NGK Bahtera optimis.

“Meskipun gagal finish, tapi Wahyu sudah tampil sangat maksimal meskipun dia baru pertama balap di Kejurnas Sport 150cc. Ini membuat saya optimis, Wahyu bisa juara pada seri selanjutnya,” terang Novi Endaryono yang datang langsung mengawal timnya ini.

Kita tunggu saja penampilan selanjutnya dari Wahyu Nugroho.#MariBerprestasi dan #jadilahJuara. | Luvo

GM-helm VND Racing PARD