Tampil Luar Biasa, Jhendra Peking Rajai Ninja TU di PDB Boyolali

BalapMotor.Net – Tim asal Jawa Timur ini memang bisa dibilang sebagai salah satu tim yang paling semangat menata sususanan tim, tujuannya tentu untuk mampu tampil maksimal di setiap eventnya. Untuk tahun ini, Bos Widhy sebagai owner tim mendatangkan satu bakat istimewa dari kota Madiun, Jawa Tengah yaitu Jhendra Peking. Ya, Jhendra Peking didatangkan tentu untuk berduet dengan Yogie Keycot yang sudah bergabung dengan Aneka Group dari tahun 2016 kemarin.

Bila berbicara tentang prestasi dari Jhedra Peking tentu sudah sering terdengar, kalo ngga ada prestasinya tentu tidak akan digaet dong oleh tim sekelas Aneka Group. Untuk level event bergengsi, Jhendra Peking sudah menorehkan prestasi yang apik di event Kawahara IRC IDC Bantul lalu. Nah, kali ini giliran event Pertamax Drag Bike Boyolali (23/4) yang menjadi ajang pembuktian bagi Jhendra Peking. Dari data HASIL, Jhendra Peking sukses menjadi yang tercepat di kelas Sport 2T TU 155cc. Catatan yang ditorehkan adalah 7,089 detik.

“Alhamdulillah mas bisa jadi yang tercepat. Bangga juga ketika saya bisa juara ditengah hadirnya para senior drag bike. Kemarin sirkuitnya juga kurang ideal mas, bukan aspalnya, tapi ada sedikit lapisan pasir/tanah yang terbawa oleh air pas hujan di malam minggu”, ungkap Jhendra Peking.

SSS Racing

Diposisi kedua ada rekan satu tim Jhendra, yaitu Yogie Keycot. Pembalap kawakan asal Caruban, Jawa Timur ini memang menjadi salah satu joki didikan dari Potter OTD. Ya, ninja TU yang punya corak khas batik tersebut adalah korekan dari Potter. Yogie Keycot sendiri sudah “berguru” ke Potter sejak beberapa tahun silam, tentu balap mania masih ingat dengan tim MPK Indonesia kan?

Nah, sayangya prestasi dari Jhendra-Yogie tidak dapat dipertahankan di kelas Super FFA. Padahal motor yang digunakan juga sama saja, yaitu spek ninja TU 155cc. Ya, “Dewi Fortuna” bukan hanya di dunia sepak bola saja, tetapi dunia balap juga. Ketika semua motor sudah punya bekal timer yang rata-rata sama. Maka tinggal eksekusi joki dan keberuntungan saja yang berbicara. [ richard ]

GM-helm PARD