Tak Terbendung Lagi, Doni Tata Sapu Bersih Trial Game Asphalt Seri 3 Manahan Solo

Tak Terbendung Lagi, Doni Tata Sapu Bersih Trial Game Asphalt Seri 3 Manahan Solo
DTP5
Yamaha Bpro Racing

BalapMotor.Net – Putaran ke-3 kejuaraan Trial Game Asphalt 2018 yang berlangsung di sirkuit halaman parkir Stadion Manahan Solo lagi-lagi menjadi milik rider from Jogjakarta, Doni Tata Pradita (DTP5).

Pebalap andalan tim HTJRT EL Diablo Core Hotel FBRT Metzeler JRCC tampil brilian dengan sukses meraih gelar juara disemua kelas yang ia ikuti. Bahkan pada seri ke-3 ini lebih istimewa dari seri 2 di Maguwoharjo.

Yess, Doni kali ini ikut tampil di tiga kelas sekaligus. Selain FFA 250cc dan FFA 450cc, Doni Tata juga ikut tarung pada kelas Trail 250cc. Hasilnya ketiga kelas ini mampu tampil dominan dengan raihan 3 gelar juara dari 6 race yang ia jalani.

“Alhamdulillah mas, semua berkat kesabaran dan kerja keras. Sirkuit kali ini memang berbeda dari sebelumnya, lebih pendek dan lebih sempit. Start yang mulus itu jadi kunci paling penting,” buka DTP5.

Tak Terbendung Lagi, Doni Tata Sapu Bersih Trial Game Asphalt Seri 3 Manahan Solo
Rajai 3 kelas sekaligus dengan poin sempurna

Baik moto1 yang digelar sore hari maupun moto2 pada malam hari Doni memang selalu mendominasi. Meskipun sempat beberapa kali harus berduel ketat dengan Farudilla Adam (Malang), namun kapasitas Doni Tata tak perlu diragukan lagi.

“Setiap race harus fokus mas, kalau keluar R1 bisa terdepan saya bisa langsung beri jarak dengan lawan. Namun bila start kurang baik harus lebih bersabar dan harus berfikir cerdas ketika akan mengambil keputusan overtake lawan,” lanjut pemilik Doni Tata Racing School (DTRS) ini.

Tak Terbendung Lagi, Doni Tata Sapu Bersih Trial Game Asphalt Seri 3 Manahan Solo
Aksi Doni Tata ketika berduel di kelas Trail 250cc

Baca juga: https://balapmotor.net/hasil/hasil-lengkap-trial-game-asphalt-seri-3-manahan-solo-6-7-juli-2018

Soal kelas baru yang ia ikuti, Trail 250cc, Doni Tata pun mengaku belum terlalu maksimal. Motor pinjaman yang ia dapat harus disetting ulang saat latihan dan QTT di hari Jumatnya.

“Iya mas, kalau Trail 250cc benar-benar harus saya setting dari awal. Dari ban, suspensi dan lainnya saya rubah ketika hari Jumat, latihan dan QTT. Ya bersyukur saya bisa langsung berikan yang terbaik di kelas ini,” tutupnya.

Sipp deh, lanjutkan!! | YugoTak Terbendung Lagi, Doni Tata Sapu Bersih Trial Game Asphalt Seri 3 Manahan Solo

SSS Racing GM-helm