Tak Mau Ubah Karakter Pembalap, Ari V-Reinz Memilih Meriset Mesin 2 Tak Berasa 4 Tak

Ari V-Reinz tak mau ubah karakter pembalap

BalapMotor.Net – Katakter mesin 2 tak dan 4 tak memanglah cukup berbeda. Mesin 2 tak torsinya pada RPM tinggi, dan dibutuhkan teknik khusus untuk mengail tenaga, seperti selip kopling, maka tidak heran kalau pembalap spesialis 4 tak tentu butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan pacuan 2 tak.

Namun, Ari V-Reinz ternyata melakukan hal yang berbeda dari sebagian besar mekanik 2 tak. Dua pembalap tim Dit’s Racing Palangkaraya yang besar di balap 4 tak yaitu AM Fadly dan Agung Didu yang kini balap juga pada kelas 2 tak dan mesinnya dibackup Ari V-Reinz, justru tidak disuruh untuk beradaptasi dengan karakter mesin 2 tak.

Ari V-Reinz justru yang harus memutar otaknya untuk meriset pacuan 2 tak dengan karakter 4 tak. Padahal karakter dua jenis mesin ini sangatlah jauh berbeda. Untuk 4 tak tinggal tarik throttle langsung ngacir, kalau 2 tak harus main-main selip kopling saat mau keluar tikungan.

AM Fadly saat memacu Underbone Dits Racing pada sesi latihan kamis
SSS Racing

“Jadi untuk Fadly dan Agung karakter mesinnya yang saya ubah. Saya mencoba untuk membuat motornya mempunyai karakter mendekati mesin 4 tak. Justru ini merupakan sebuah tantangan bagi saya,” terang Ari V-Reinz yang ditemui penulis saat gelaran Gass Tipis Racing di Sentul Karting, Bogor.

Tak Mau Mengubah Karaker Pembalap

Mengenai alasan mengapa bukan pembalapnya yang harus beradaptasi, Ari V-Reinz juga menjelaskan. “Saya tidak mau mengubah karakter mereka, takutnya nanti malah mereka harus kembali beradaptasi jika akan balap 4 tak,” ungkap Ari V-Reinz yang bermarkas di Jogja namun sebelumnya lama ngendon di pulau Dewata Bali ini.

Hasilnya, AM Fadly dan Agung Didu mampu cepat beradaptasi dengan pacuan underbone 125Z garapan Ari V-Reinz. Keduanya mampu bersaing di barisan depan. Selain itu, saat Underbone 125Z tunggangan AM Fadly dicoba oleh Aldi Hendra yang juga notabene pembalap 4 tak, Aldi juga tidak perlu banyak beradaptasi.

Agung Didu setelah terjatuh padahal sudah memimpin race di Gass Tipis

“Kemarin sempat dicoba Aldi di Sentul Parkiran (sirkuit parkiran Sentul), sirkuitnya kan stop and go, tetapi Aldi dengan mudah beradaptasi. Sayangnya dia ga jadi balapnya,” ujar Ari V-Reinz. Aldi sendiri sebenarnya bakal menggantikan AM Fadly yang cedera di balapan Gass Tipis, tetapi tidak jadi.

Mengenai perubahan apa saja yang dilakukannya agar bisa mengubah karakter mesin balap 2 tak berkarakter seperti 4 tak, tentunya itu rahasianya. Kita tunggu saja kiprah AM Fadly dan Agung Didu pada balapan 2 tak di event selanjutnya.

Underbone 125Z Dits Racing
GM-helm PARD