Seri 1 Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan 2017, Peserta Wajib Tertib

Seri 1 Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan 2017, Peserta Wajib Tertib
Seri 1 Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan 2017, Peserta Wajib Tertib

BalapMotor.Net – Seri perdana gelaran Swallow Kejurnas Drag Bike Region 4 Kalimantan 2017 dimulai pada akhir pekan ini (25-26/3) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Karena ini merupakan gelaran perdana, ternyata penyelenggara yaitu HB Putra dan IMI Kalsel terlihat cukup tegas menegakan peraturan. Pada gelaran yang berlangsung di sirkuit Komplek Perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan ini berjalan cukup tertib dan sesuai jadwal.

Reporter BalapMotor.Net yang meliput langsung gelaran ini melihat di gelaran panitia cukup tegas menindak para pembalap yang tidak sesuai regulasi.Pada hari perdana siang tadi, reporter tidak melihat adanya penumpukan pembalap di garis start, pembalap yang jajal start atau burn out di grid start juga dilarang. Ini tentunya akan membuat jalanya race bisa sesuai dengan jadwal.

Seri 1 Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan 2017, Peserta Wajib Tertib
H. Wardhani diapit Djinggo HB dan Nugroho Wijayanto dari PP IMI

” Kita cuma berusaha mematuhi regulasi mas, Ini merupakan seri pertama, jadi jika di seri pertama kita memberikan kelonggaran terhadap regulasi, maka nantinya akan dijadikan alasan para peserta di seri berikutnya.” ujar H. Wardhani selaku Wakil Ketua Biro Olahraga Sepeda Motor- balap motor/drag bike IMI Pengprov Kalimantan Selatan yang pada gelaran ini menjadi pimpinan lomba.

Wajib Wearpack Untuk Kelas Kejurnas Dipatuhi
SSS Racing

Lalu untuk kelas kejurnas yang diwajibkan untuk menggunakan wearpack juga dipatuhi oleh para pembalap. Tidak ada pembalap yang berani tidak menggunakan werpack karena tidak bakalan diperbolehkan start. Ternyata, mengenai masalah di start dan juga wearpack memang dari PP IMI sendiri sedang dimaksimalkan untuk tahun ini.

Seri 1 Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan 2017, Peserta Wajib Tertib
Wajib wearpack dipatuhi para peserta

” Tahun ini memang kita sedang fokus untuk memperbaiki masalah di start dan juga penegakan regulasi wajib wearpack. Di saat start pembalap dilarang untuk mencoba start atau juga burn out. Lalu di tempat start juga harus hanya ada dua pembalap saja, jadi si pembalap yang akan start tidak akan terganggu dan ini sering terjadi,” ujar Djinggo HB selaku pengawas lomba pada gelaran ini yang merupakan perwakilan dari PP IMI ini.

So, ini tentunya bagus buat kemajuan balap motor di Indonesia, #MariBerprestasi. | Luvo

GM-helm PARD