Selama PPKM Darurat, Ternyata Para Rider ART Yogyakarta Dipulangkan Untuk Vaksinasi

Dicky Ersa, Awhin Sanjaya dan Aditya Prakoso | Foto : IG ART

BalapMotor.Net – Dengan adanya PPKM Darurat yang diberlakukan dari tanggal 3 Juli dan akan berakhir besok (20/7), ternyata membuat tim Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta harus merubah strateginya.

Sebelum adanya PPKM Darurat, seluruh pembalap tim ART Yogyakarta dikumpulkan di mess MBKW2 yang berada di Sleman, DIY. Tetapi karena adanya PPKM Darurat tersebut maka tim memulangkan para pembalap tersebut ke daerahnya masing-masing.

“Sebenarnya strategi awalnya adalah seluruh pembalap kita kumpulkan di Jogja. Jadi di Jogja mereka bisa terus dipantau. Tetapi karena adanya PPKM Darurat, maka kita pulangkan mereka ke daerahnya masing-masing,” ungkap Rudy Hadinata.

Dicky Ersa, Aditya Prakoso dan Afi Cafirossi, tiga dari sembilan pembalap ART Yogyakarta di 2021 | Foto : IG
SSS Racing

Perlu diketahui juga bahwa para pembalap ART Yogyakarta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebut saja Awhin Sanjaya dari Luwu Utara, Sulsel, lalu Dicky Ersa dari Palangkaraya, Kalteng, Ahmad Syaifullah dari Muaro Bungo, Jambi, Afi Cafirossi dari Lubuklinggau, Sulsel.

Nah selain mereka, pembalapnya berasal dari pulau Jawa, sebut saja Aditya Prakoso dari Pati, Jateng, Jorge Raphael dari Semarang, lalu Decksa Almer dari Ciamis, Jabar. Lalu ada duo M Diandra dan Veda Ega yang asli Jogja.

Dipulangkannya para pembalap ART Yogyakarta ke daerah masing-masing sendiri oleh tim ART Yogyakarta sendiri ternyata membawa misi gaes. Menurut Rudy Hadinata selaku manajer tim, para pembalap tersebut disuruh pulang dan melakukan vaksinasi Covid-19.

Para pembalap junior ART, M Diandra, Decksa, Veda dan Jorge | Foto : IG ART

“Mereka pulang ke daerah masing-masing juga kita suruh untuk vaksinasi Covid-19 sesuai dengan anjuran pemerintah,” tambah Rudy Hadinata yang kini punya channel Youtube “Rudy Trijaya” ini.

Mengenai apakah di rumah masing-masing para pembalap diberikan tugas untuk menjalani latihan baik itu fisik atau latihan diatas motor, Rudy Hadinata mengaku tidak ada.

“Kalau itu sudah menjadi tanggung jawab masing-masing mas. Kita semua sudah punya komitmen dari awal. Pembalap ya tanggung jawabnya menjaga fisik serta skill, mekanik tugasnya untuk riset,” ungkap Rudy Hadinata.

GM-helm PARD