Risetan Knalpot, Kunci Sukses FU Porting Jalak Racing Konsisten Cetak 7,8 Detik!

Jalak Racing Jepara
Yamaha

BalapMotor.Net – Dua event berturut mencetak 7,8 detik membuktikan keperkasaan FU Porting milik tim Jalak Racing. Alhasil podium pun selalu diraih. IDC Kudus dan Gadhuro Kendal adalah pembuktiannya.

Eksekutornya Gerry Precil. Meskipun keduanya hanya meraih podium runner-up, namun konsistensi waktu yang diraih itu yang penting. Bahkan, semenjak 2018 sudah langganan cetak 7,8 detik.

“Awal bangun motor ini tahun 2018 mas, karena kelas FU Porting semakin ramai. Kita pun terus melakukan riset sampai tahun 2019 ini. Alhamdulillah, risetan terbaru dengan knalpot ROB1 bisa terus konsisten di angka 7,8 detik,” bilang Azril Mahendra, pemilik motor bersama Rudi Irawan.

Tak puas ditempat, setelah konsisten catatkan waktu 7,8 detik, Jalak Racing sendiri akan terus melakukan riset dan menargetkan bisa tembus 7,6 detik. “Insyallah tahun 2020 kita targetkan bisa ciptakan waktu 7,6 detik. Yah, semoga knalpot ROB1 terus mendukung riset kita,” lanjut Ricky Yoga Saputra, assisten mekanik.

Risetan knalpot ROB1

Oh ya, untuk mekanik utama Jalak Racing sendiri yaitu Muhammad Jalal Fakhrudin yang bermarkas di Jl. Gang Sukma Jambu Timur, Kec. Mlonggo, Jepara. Doi pun membeberkan sedikir ramuan pada FU Porting ini.

“Spek FU 155 porting ini klep std noken in. untuk piston forging 63.5 dan karbu PWK AS38. Blenser std non bubut non geser. Tetap std titik ketemu titik. Bandul std non balance. Kalau Cdi pakai Rextor Prodrag dan magnit std bubut. Nah, untuk knlpot sekarang kita pakai ROB1 ex samping,” tutup mekanik yang aplikasi rasio 14/32, 15/25, 19/25, 21/23, 22/21 dan 24/20.

Terus berkarya dan #MariBerprestasi | Yugo

GM-helm SSS Racing