Raffi Tangka, Crosser Masa Depan Malang dan Indonesia

Raffi Tangka, Crosser Masa Depan Malang dan Indonesia
Raffi Geraldio Tangka (RGT)

BalapMotor.Net – ‘Buah Jatuh tak jauh dari pohonnya’, mungkin pepatah itu sangat tepat kita berikan pada Raffi Geraldio Tangka (RGT). Ia Raffi merupakan putra dari Daniel Tangka, salah satu crosser terbaik Indonesia di era 90-an. Sang ayah yang kala itu menjadi Juara Nasional menginspirasi Raffi untuk mengikuti jejaknya.

Soal sepak terjang siswa SMA 8 Malang ini tak perlu diragukan lagi. Berbagai prestasi membanggakan sudah ia raih. Raffi adalah crosser Nasional di kelas MX2 Junior (2017). Tahun sebelumnya ia merupakan juara nasional MX2 Novice (2016) dan Runner-up MX2 Novice di tahun 2015.

Sejak usia 4 tahun Raffi sudah mengenal dunia balap. Namun ia mengaku pernah berhenti selama 4 tahun. Barulah di kelas 3 SMP ia kembali ke lintasan. Sang ayah juga memberi dukungan penuh dengan menyekolahkan Raffi ke Akademi Johny Pranata.

Raffi Tangka, Crosser Masa Depan Malang dan Indonesia
Raffi saat beraksi di Ciamis
SSS Racing

“Ayah selalu support buat balap. Setiap liburan pasti langsung disuruh latihan di om Johny. Meski jadwal sekolah padat, namun Ayah selalu ngingetin buat fisik dan latihan terus. Saat balap ayah juga selalu kasih masukan di bagian-bagian mana saja yang kurang dan harus diperbaiki.” Ungkap Raffi, remaja kelahiran 21 Juni 2000.

Dalam pantauan reporter saat Kejurnas Motocross putaran ke-5 di Ciamis minggu kemarin (6/8), Raffi berhasil menjadi juara di Moto1. Namun ada yang menarik dari cara ia bermain. Raffi memilih jalur yang berbeda dari pembalap lainya. Terbukti ampuh Raffi berhasil juara dengan gap dengan lawan yang cukup jauh.

Namun Raffi kurang beruntung di Moto2. Sempat di barisan depan sejak awal start, Raffi gagal persembahkan double winner setelah ia terjatuh lantaran bersenggolan dengan rekannya sendiri.

“Raffi selalu punya cara sendiri untuk balapan. Ia terkadang di jalur yang beda dari lainya. Terpenting nyaman dan bisa lebih cepat selalu Raffi lakukan meskipun lebih berbahaya. Ia juga tak segan meminta ubahan pada motornya. Seperti tadi ia meminta diubah pada ukuran gear yang digunakan.” Ungkap Daniel Tangka, owner Djagung Ramajaya Dunlop Orca VMX yang juga rajin ikut balap di kelas Ex Pro A. #MariBerprestasi

(Yugo)

GM-helm PARD