Polemik Jadi Rider Profesional Di Bulan Ramadhan

BalapMotor.Net- Memasuki bulan Ramadhan 2015, tentu saja dalam kurun waktu sebulan ini event balap di Indonesia bakalan absen dulu. Nah dengan keadaan ini tentu saja bakalan jadi tantangan untuk para pembalap profesional untuk tetap menjaga kebugaran tubuhnya.

Nah dengan menjaga kebugaran tubuh ini tentu saja dengan melakukan latihan olahraga rutinseperti biasanya. Namun di bulan Ramadhan tentu saja untuk pembalap yang muslim harus melakkan kewajiban beribadah yaitu puasa, nah ini yang tentu saja jadi polemik.

Hendriansyah
Hendriansyah
LENKA MiniGP SSS Racing

Untuk pembalap profesional tentunya mereka harus benar-benar menjaga tubuhnya agar pas race setelah lebaran masih tetap fit, disamping itu harus berpuasa. ” Untuk pembalap profesional baik itu pembalap kelas nasional sampai internasional tentu saja harus bisa tetap menjaga kondisi tubuhnya dengan tetap melakukan latihan fisik seperti biasanya. Memang serba bingung karena di bulan ini kita juga harus beribadah tapi fisik juga harus dijaga. ” tutur Hendriansyah yang merupakan pembalap senior Indonesia.

Jadi intinya harus ada yang harus dikurangi porsinya, seperti latihan fsik masih tetap, tapi porsinya yang dikurangi, dan ini banyak dilakukan oleh para pembalap di Indonesia. AM Fadly misalnya, pembalap yang membalap diajang Asia Road Racing Championship ( ARRC ) kelas AP250 ini, mengurangi latihan fisiknya saat puasa.Namun untuk menyambut seri 3 ARRC yang akan digelar akhir pekan ini ( 1-5/7 ) pembalap 14 tahun ini menambah porsi latihanya.

AM Fadly
AM Fadly

” Tetap latihan fisik mas, cuma dikurangi seperti di pagi hari cuma push up dan fitnes setelah tarawih. Namun untuk menghadapi seri ARRC Jepang, saya mulai tingkatkan lagi latihanya .” tutur AM Fadly. Memang serba bingung untuk para pembalap profesional, apalagi yang akan membalap di bulan puasa seperti di seri 3 ARRC di Suzuka, Jepang besok, pastinya mereka bakalan sulit kalau tetap puasa disaat balap, so. [ luvo ]

APRILIA GM-helm VND Racing PARD